Google Luncurkan Model Gemini 3.8 Flash Cyber untuk Perkuat Keamanan Siber

Smallest Font
Largest Font

Google meluncurkan model kecerdasan buatan terbaru, Gemini 3.8 Flash Cyber, pada 2 September 2026 untuk memperkuat pertahanan keamanan siber secara otomatis dan cepat.

Model ini tersedia melalui Program Fairwind yang sudah menjangkau lebih dari 650 organisasi mitra global, termasuk lembaga pemerintah dan perusahaan teknologi besar.

Gemini 3.8 Flash Cyber memiliki kemampuan unggul dalam mendeteksi kerentanan secara otonom dengan tingkat keberhasilan di atas 70% pada beragam bahasa pemrograman, serta memperbaiki celah keamanan secara otomatis dengan efisiensi biaya lebih rendah dibanding model pesaing.

Produk ini dikembangkan khusus untuk memperkuat kemampuan pertahanan, bukan untuk tujuan ofensif.

"Dengan Gemini 3.8 Flash Cyber, kami fokus memberikan kemampuan ahli kepada para pembela agar memiliki keunggulan dibanding penyerang," ujar Tulsee Doshi dan Raluca Ada Popa, pimpinan proyek keamanan Gemini di Google DeepMind.

Model ini juga digunakan secara nyata untuk mengamankan kode Google, seperti yang dilakukan tim keamanan Chrome yang menemukan bahwa model ini menghasilkan 2,6 kali lebih banyak perbaikan kerentanan yang benar dibandingkan model komersial besar lainnya.

Selain itu, tim Riset Kerentanan Cloud Google berhasil menemukan celah kritis dalam waktu kurang dari dua jam menggunakan model ini, padahal biasanya proses tersebut memakan waktu berbulan-bulan.

Gemini 3.8 Flash Cyber juga telah dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk mencegah penyalahgunaan, khususnya pada domain kimia, biologis, radiologis, nuklir, dan serangan siber ofensif, serta hanya diberikan akses kepada pengguna yang dipercayai melalui Program Fairwind.

Program Fairwind menargetkan organisasi prioritas tinggi seperti pemerintah, penyedia layanan kesehatan, dan telekomunikasi, untuk memberikan akses awal pada teknologi pertahanan canggih sebelum ancaman baru muncul.

Dalam konteks persaingan, Google meluncurkan model ini selaras dengan langkah perusahaan lain seperti Anthropic dan OpenAI yang juga memperkenalkan model AI untuk keamanan siber dengan fokus menjaga keseimbangan antara kemampuan bertahan dan pencegahan penyalahgunaan teknologi.

Anthropic mengumumkan pembaruan model Claude Fable 5.1 dan Mythos 5.1 dengan pembatasan akses ketat setelah insiden keamanan yang melibatkan evaluasi model pada infrastruktur nyata.

Sementara OpenAI menyatakan model Astra telah mencapai tingkat kemampuan keamanan siber tertinggi menurut kerangka kerja internal mereka, menandai kemajuan signifikan dalam deteksi dan penanganan celah keamanan secara mandiri.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed