Aksi Jual Asing Tekan Saham GOTO dan TPIA Pekan Ini

Smallest Font
Largest Font

Aksi jual investor asing melanda Bursa Efek Indonesia, dengan saham PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp134,90 miliar hingga penutupan sesi I Jumat, 28 Agustus 2026.

Tekanan jual oleh modal asing tersebut terjadi di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,42 persen ke level 6.548,85. Data RTI Business mencatat indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di posisi 6.566,90 dengan nilai transaksi mencapai Rp7,79 triliun dari volume 21,62 miliar saham.

Data pasar reguler mencatat total pembelian asing sebesar Rp2,08 triliun berbanding nilai penjualan Rp2,21 triliun pada perdagangan Jumat. Kondisi tersebut menghasilkan nilai penjualan bersih asing (net foreign sell) mencapai Rp125,08 miliar.

Berdasarkan data Stockbit, saham GOTO menduduki posisi teratas daftar pelepasan asing, disusul PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp87,85 miliar dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebanyak Rp62,62 miliar.

Tren aksi lepas saham oleh pemodal asing ini melanjutkan gelombang net sell yang terjadi sebelumnya pada Rabu, 26 Agustus 2026. Pada perdagangan hari tersebut, pasar reguler BEI mencatat net sell asing sebesar Rp201,10 miliar, meningkat dari posisi Senin, 24 Agustus 2026 yang sebesar Rp556,22 miliar.

Pada sesi perdagangan Rabu, transaksi harian asing mengalami lonjakan volume di kedua sisi. Nilai foreign buy menguat dari Rp3,45 triliun menjadi Rp4,32 triliun, sedangkan transaksi foreign sell naik dari Rp4,01 triliun menjadi Rp4,53 triliun.

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memimpin deretan net sell asing pada Rabu dengan nilai transaksi mencapai Rp200,4 miliar dan volume 100 juta lembar saham. Sektor energi dan perbankan juga terimbas aksi lepas saham ini.

Posisi net sell terbesar berikutnya diisi PT Indosat Tbk (ISAT) sebesar Rp58,5 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp52 miliar, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sejumlah Rp33,7 miliar, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) senilai Rp31,1 miliar.

Sebaliknya, saham perbankan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan akumulasi beli terbesar pada Rabu dengan net buy Rp255,2 miliar. Emiten lain yang mengantongi net buy asing yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) sebesar Rp102,7 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp80,8 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp66,1 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) senilai Rp30,2 miliar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed