Amartha Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Amartha 10X Run 2026

Smallest Font
Largest Font

Lembaga jasa keuangan Amartha memperluas strategi pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan perdesaan ke pasar perkotaan melalui gelaran Amartha 10X Run 2026 di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (6/9/2026), dilansir dari Detik iNET.

Ajang lari yang diikuti ribuan peserta kategori 10K dan Half Marathon tersebut menghadirkan Pasar Amartha, sebuah area bernuansa perdesaan tempat para pelari dan masyarakat dapat berinteraksi serta membeli langsung produk UMKM mitra, seperti teh herbal, buah, sayuran, hingga ikan cupang.

Salah satu mitra yang hadir adalah Iyus, pelaku UMKM asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, yang memproduksi teh herbal aromatik dari tanaman obat sekitar rumahnya seperti daun pecah beling dan kumis kucing.

"Biasanya saya menjual produk ini di sekitar rumah saja. Senang sekali hari ini bisa datang ke Jakarta dan bertemu banyak orang. Semoga usaha saya bisa semakin dikenal sehingga bisa terus berkembang," kata Iyus, pelaku UMKM mitra Amartha.

Iyus mengungkapkan bahwa kemajuan usahanya tidak lepas dari dukungan penuh yang ia dapatkan selama menjadi mitra pemberdayaan.

"Berkat pembiayaan dan pendampingan dari Amartha, saya dapat mengembangkan produk teh herbal ini. Saya juga senang karena sering diajak mengikuti bazar dan kegiatan pameran yang diadakan Amartha," ujar Iyus.

Hingga saat ini, Amartha telah melayani lebih dari 4 juta UMKM di 50.000 perdesaan Indonesia dan menyalurkan modal usaha lebih dari Rp47 triliun kepada UMKM perempuan, yang kini juga diperluas melalui ekosistem digital AmarthaFin.

Founder dan CEO Amartha Financial Andi Taufan menegaskan bahwa konsep #WeGoBeyond dalam ajang ini dirancang untuk menciptakan peluang baru bagi para pelaku usaha mikro.

"Bagi kami, melampaui batas bukan hanya tentang berlari lebih cepat atau lebih jauh, tetapi tentang keberanian untuk terus bergerak dan membuka peluang baru," ucap Andi Taufan, Founder dan CEO Amartha Financial.

Inisiatif mengolaborasikan ajang olahraga lari dengan pemberdayaan ekonomi warga perdesaan ini turut mendapat apresiasi dari pihak pemerintah.

"Tren olahraga lari yang kian diminati masyarakat merupakan investasi jangka panjang, tidak hanya bagi kesehatan, tetapi juga pembentukan karakter bangsa dan penguatan ekonomi," kata Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga.

Menurut Menpora Erick Thohir, event marathon dan half marathon efektif menggerakkan roda ekonomi lokal mulai dari sektor UMKM hingga akomodasi.

Andi Taufan menambahkan bahwa setiap langkah pelari di ajang ini mencerminkan perjuangan para perempuan pengusaha di daerah.

"Setiap hari, para perempuan pelaku UMKM ini terus melangkah untuk mengembangkan usaha dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya," kata Andi Taufan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed