Anak Gunung Krakatau Keluarkan Abu Vulkanik Sebar ke Jakarta dan Sekitarnya
Anak Gunung Krakatau mengeluarkan abu vulkanik yang menyebar ke wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, serta berpotensi mengotori rumah dan mengganggu kesehatan masyarakat, dilansir dari Detikcom pada Minggu (6/9/2026).
BMKG melaporkan ada dua klaster sebaran abu vulkanik berdasarkan data 6 September 2026 pukul 04.00 WIB. Klaster pertama menyebar ke arah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat dengan ketinggian abu mencapai 20 ribu kaki.
Klaster kedua menyebar dari permukaan hingga ketinggian 50 ribu kaki ke arah barat daya-barat laut, meliputi sebagian wilayah Banten hingga Lampung, menurut BMKG.
BPBD Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan sebisa mungkin tetap di dalam rumah serta menutup rapat pintu dan jendela guna menghindari paparan abu vulkanik.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi abu vulkanik akibat aktivitas Anak Gunung Krakatau," tulis BPBD Provinsi Banten.
Abu vulkanik yang terdiri dari partikel halus dapat mengganggu kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit, sehingga perlu kewaspadaan lebih.
Menurut International Volcanic Health Hazard Network (IVHHN), abu vulkanik bisa menyebar ke dalam rumah dan mengenai peralatan elektronik seperti televisi, komputer, dan kamera, yang harus dibersihkan dengan hati-hati.
Abu vulkanik memiliki struktur kristal tajam yang dapat menggores permukaan saat dibersihkan dengan cara dilap atau disikat, sehingga perlu metode pembersihan khusus.
Untuk membersihkan abu vulkanik di luar rumah, gunakan masker dan pelindung mata, siram permukaan dengan sedikit air agar abu tidak beterbangan, dan gunakan sekop atau sapu kaku untuk mengangkat abu sebelum membuangnya ke kantong plastik.
Di dalam rumah, pembersihan dilakukan dengan masker, pelindung mata, dan ventilasi yang baik. Gunakan metode basah seperti mengelap dengan kain basah atau penyedotan debu, hindari sapu kering yang dapat menyebarkan abu ke udara.
Khusus pada perabotan seperti karpet dan furnitur, gunakan penyedot debu dan sampo detergen dengan hati-hati agar partikel abu tidak merusak serat kain. Permukaan kaca dan porselen dibersihkan dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan kain basah yang direndam detergen.
Peralatan elektronik dibersihkan dengan penyedot debu atau udara bertekanan setelah dimatikan dan dicabut aliran listriknya untuk menghindari kerusakan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow