Arnel Raih Rp 1,1 Juta dari Tukar Botol Bekas di Singapura

Smallest Font
Largest Font

Seorang pria asal Filipina bernama Arnel rutin mengumpulkan botol dan kaleng bekas di Singapura dan menukarkannya lewat mesin khusus dalam program Beverage Container Return Scheme (BCRS).

Sejak Juli 2026, Arnel yang berusia 40 tahun mengumpulkan kemasan bekas dari lingkungan asramanya dan memperoleh hampir 80 dollar Singapura atau sekitar Rp 1,11 juta berdasarkan kurs Rp 13.853,22 per dollar Singapura, menurut Kompas.com.

Arnel mengumpulkan botol dan kaleng bekas terutama pada malam hari, mengambil dari sisa konsumsi pekerja asing di asrama tempat tinggalnya.

"Meski kami tidak memperoleh banyak dari mengumpulkannya, selama kami mendapatkan 10 sen, kami senang," ujar Arnel.

Selain mendapatkan uang, Arnel juga ingin berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan.

"Saya ingin membantu pemerintah menjaga lingkungan tetap bersih," kata Arnel.

Arnel beberapa kali merekam dan mengunggah aktivitasnya ke akun TikTok miliknya.

Pada 5 September 2026, video yang menunjukkan Arnel memasukkan botol dan kaleng ke mesin BCRS viral dan telah ditonton lebih dari 300.000 kali, menurut Mothership.

Namun, tidak semua kaleng berhasil ditukarkan. Dalam video 6 September, kaleng bir dengan logo BCRS sempat ditolak mesin.

Arnel pun menunjukkan gestur jempol ke bawah sebagai tanda kecewa terhadap penolakan mesin tersebut.

Respons dari pengguna media sosial terhadap kisah Arnel sebagian besar positif, mendukung aktivitas pengumpulan dan pengembalian kemasan bekas tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed