Arsenal Tunjukkan Ketangguhan Tanpa Striker Elite dengan Kemenangan atas Chelsea
Arsenal meraih kemenangan 2-1 atas Chelsea di Emirates Stadium, meski gagal mendatangkan striker elite pada bursa transfer musim panas, menurut dilansir dari Bola.
Dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan, Arsenal menunjukkan kesiapan mempertahankan gelar Premier League musim ini. Kemenangan tersebut dipastikan oleh Kai Havertz dan Martin Odegaard, dua pemain lama yang tampil menentukan dalam derbi London tersebut.
Arsenal menghabiskan hampir 200 juta pound pada bursa transfer, namun gagal mendapatkan striker utama yang diincar, termasuk Julian Alvarez yang tetap di Atletico Madrid. Morgan Rogers, Bradley Barcola, dan Vinicius Junior juga tidak bergabung dengan Arsenal.
Morgan Rogers justru mencetak gol cepat untuk Chelsea pada menit kedua pertandingan, tetapi Arsenal bangkit dengan gol Havertz dan kemenangan ditentukan oleh gol Odegaard pada menit ke-50.
"Dia kembali ke versi terbaiknya," ujar Havertz mengenai Odegaard. "Dia pemain yang luar biasa. Kami sudah melihatnya selama beberapa tahun terakhir. Dia akan sangat membantu kami musim ini."
Mantan pemain Manchester United dan Inggris, Ashley Young, menilai performa Odegaard sangat menentukan perjalanan Arsenal musim ini.
"Dia sangat menyenangkan untuk ditonton. Dia menarik ketika mendapatkan bola dan memungkinkan pemain lain ikut terlibat," kata Young.
Martin Odegaard menegaskan mental juara Arsenal yang tidak pernah menyerah meski tertinggal lebih dahulu.
"Adalah mentalitas kami untuk terus berjuang. Kami sudah menunjukkan itu berkali-kali," kata Odegaard. "Kami tentu tidak ingin kebobolan di awal, tetapi reaksinya luar biasa. Pada akhirnya kami mendapatkan imbalannya dan respons kami sangat bagus."
Arsenal juga menunjukkan fleksibilitas dengan cara berbeda memenangkan pertandingan melawan Coventry, Aston Villa, dan Chelsea, mengoleksi sembilan poin sempurna dari tiga laga dengan hanya kebobolan satu gol.
Mantan juara Premier League, Chris Sutton, menilai sulit bagi klub lain untuk menghentikan Arsenal musim ini.
"Saya tidak bisa melihat ada yang mampu menghentikan Arsenal," ujar Sutton kepada BBC Sport. Arsenal kini telah memenangkan delapan pertandingan Premier League beruntun jika kemenangan musim lalu dihitung.
Arsenal akan menghadapi tantangan baru di Liga Champions dengan bertandang ke Napoli pada 10 September 2026, dilanjutkan pertandingan Premier League melawan Sunderland.
"Chelsea memiliki skuad yang luar biasa, tetapi kami juga demikian. Kami tahu pertandingan ini akan sulit," ujar Havertz. "Mereka mencetak gol lebih awal sehingga tidak mudah bagi kami, tetapi kami percaya kepada diri sendiri dan berhasil membalikkan keadaan."
Meski gagal mendatangkan striker elite, Havertz, Odegaard, dan pemain lama telah membuktikan Arsenal masih memiliki kualitas kuat dalam perburuan gelar, menurut dilansir dari Bola.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow