Arya Wedakarna Jelaskan Kehadiran di Miss Equality World Thailand
Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, memberikan penjelasan terkait kehadirannya di acara Miss Equality World 2026 yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada akhir Agustus.
Arya menegaskan bahwa kehadirannya bukan sebagai perwakilan DPD, melainkan sebagai tokoh budaya Bali dan Presiden Hindu Center of Indonesia. Ia mendapat undangan dari sebuah organisasi yang berfokus pada kegiatan sosial dan amal.
Dalam acara yang berlangsung selama tiga hari tersebut, Arya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali dan hadir pada sesi pemberian penghargaan serta peluncuran video promosi pariwisata Bali Barat.
Arya menjelaskan, "Saya yang kemarin acara di Thailand, saya datang mewakili lembaga Hindu. Jadi sebagai tokoh Bali dan tidak ada kaitannya sama jabatan saya di mana pun," ujar Arya Wedakarna.
Ia juga menyampaikan bahwa selama di Thailand, ia berkesempatan mengunjungi vihara Buddha dan kuil Hindu serta menghadiri pameran dan diskusi. "Mereka sudah membuat video yang baik untuk promosi Bali mengenai alamnya, pantainya, dan saya menerima penghargaan atas nama tokoh budaya Bali," tambah Arya.
Mengenai isu yang mengaitkan acara tersebut dengan komunitas transgender atau LGBT, Arya menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui hal tersebut dan memilih untuk tidak mengomentari hal tersebut karena menghormati etika sebagai tamu di Thailand.
Arya juga menjelaskan keberadaan seorang pria berseragam TNI yang mengawal dirinya selama acara berlangsung. Pria itu adalah ajudan pengamanan yang melekat karena situasi di Thailand dinilai rawan konflik dan keamanan.
"Jadi mengamankan. Kita tahu Thailand itu suatu wilayah yang agak rawan konflik. Kita tahu bahwa kemarin ada penembakan siswa, tentang bullying, dan kita tahu bahwa Thailand dengan Kamboja juga sedang ada konflik. Jadi melekat kepada kami seperti itu dan bertugas dengan baik saja, untuk mengamankan saja tidak ada masalah," jelas Arya Wedakarna.
Sementara itu, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Denpasar, Kolonel Laut (P) Ary Mahayasa, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang mendalami video yang memperlihatkan anggota TNI AL mengawal Arya Wedakarna di Thailand.
"Kita sedang mendalami, terutama di pihak Lanal sendiri. Nanti kalau memang anggota tersebut terbukti bersalah atau melanggar hukum, akan kita tindak lanjuti secara prosedur," ujar Ary Mahayasa.
Ary Mahayasa juga membenarkan bahwa pria berseragam tersebut adalah anggota TNI AL dan proses pendalaman masih berlangsung, termasuk apakah prosedur pengawalan sudah sesuai aturan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow