AS Terapkan Tekanan Ekonomi pada Iran, Harga Minyak Turun Signifikan

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia turun lebih dari 3% pada perdagangan Selasa (25/8) setelah Amerika Serikat memilih menggunakan tekanan ekonomi dan sanksi terhadap Iran ketimbang serangan militer, dilansir dari Detik Finance.

Minyak Brent turun 3,9% ke US$ 88,58 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 3,1% ke US$ 82,36 per barel, dengan total penurunan harga minyak mencapai lebih dari 5% sepanjang pekan ini.

Penurunan ini terjadi usai pengumuman serangkaian sanksi baru AS terhadap Iran dan pihak yang masih berdagang dengan negara tersebut. Kondisi ini mencerminkan berkurangnya kekhawatiran pasar atas kemungkinan pecahnya perang besar antara AS dan Iran.

Gedung Putih menyebut langkah tersebut sebagai 'economic D-Day'. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan, "Jika kita melakukan tekanan ekonomi maksimum, kemungkinan tidak akan ada dimulainya kembali serangan militer berskala besar," ujar Bessent.

Bessent menilai tekanan ekonomi ini sebagai serangan finansial terbesar yang pernah ada, yang menurunkan peluang AS melancarkan perang besar terhadap Iran dalam waktu dekat.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran dan Oman bertemu untuk membahas usulan jalur pelayaran sementara di kawasan Selat Hormuz, yang strategis bagi perdagangan minyak dunia.

Presiden AS Donald Trump mengakui laporan dari angkatan laut AS bahwa seluruh ranjau di Selat Hormuz telah dibersihkan. Trump memperingatkan, kapal yang kembali memasang ranjau akan dihancurkan.

Meskipun demikian, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan opsi serangan militer tetap tersedia jika diperlukan. "Tekanan ekonomi saat ini merupakan cara paling menyakitkan bagi pemerintah Iran, tetapi AS tidak mengesampingkan penggunaan kekuatan militer di Selat Hormuz maupun sekitar Iran," ujar Hegseth.

Menteri Ekonomi Iran Ali Madanizadeh menyebut pemerintahnya sudah siap menghadapi sanksi tambahan dengan memiliki rencana dua tahun untuk menghadapi situasi ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed