Bea Cukai India Tangkap WN Malaysia Penyelundup Ganja Hidroponik

Smallest Font
Largest Font

Otoritas Bea Cukai Bandara Internasional Chennai menangkap seorang warga negara Malaysia yang tertangkap membawa ganja hidroponik seberat 4,033 gram usai mendarat dari Bangkok, Thailand, pada Jumat (7/8), sebagaimana dilansir dari Detik Travel.

Pengungkapan kasus berawal dari hasil pemindaian sinar-X pada bagasi milik penumpang yang menunjukkan adanya kejanggalan visual. Petugas Unit Intelijen Udara Bea Cukai Chennai langsung melakukan penahanan dan pemeriksaan fisik menyeluruh terhadap koper tersebut.

"Pemeriksaan lebih lanjut menemukan empat paket berisi zat berwarna kehijauan dan menggumpal yang mengeluarkan bau menyengat, yang diduga sebagai ganja hidroponik berkualitas tinggi," demikian pernyataan yang disampaikan Biro Informasi Pers India.

Petugas menemukan barang terlarang tersebut disembunyikan secara khusus di area rahasia koper.

"Paket-paket itu disembunyikan di dalam kompartemen yang dibuat khusus di bagian bawah koper yang diperiksa," lanjut pernyataan tersebut.

Pengujian lanjutan menggunakan alat pemindai khusus narkoba mengonfirmasi berat total barang bukti sebesar 4,033 gram. Penindakan hukum dilakukan sesuai Pasal 43(a) Undang-Undang Narkotika dan Zat Psikotropika India tahun 1985, dan pelaku kini ditahan untuk pemeriksaan mendalam.

Pemerintah India memberikan peringatan terbuka kepada publik mengenai modus operandi jaringan pengedar internasional.

"Masyarakat, khususnya anak muda, diimbau untuk waspada terhadap tawaran perjalanan luar negeri bersponsor dan peluang untuk memperoleh uang dengan mudah dengan membawa barang bawaan yang isinya tidak diketahui saat kembali ke India," demikian pernyataan Biro Informasi Pers India.

Otoritas penegak hukum mencatat adanya kecenderungan perekrutan anak muda melalui pembiayaan fasilitas perjalanan.

"Analisis kasus-kasus terbaru menunjukkan bahwa sindikat perdagangan narkoba sering menargetkan kaum muda dengan membiayai perjalanan, akomodasi, dan pengeluaran lainnya sebelum menggunakan mereka untuk membawa dan mengirimkan barang-barang terlarang ke India," lanjut pernyataan tersebut.

Direktorat Intelijen Pendapatan India sebelumnya melaporkan lonjakan kasus masuknya ganja hidroponik asal Thailand. Dalam kurun waktu kurang dari 20 hari pada September tahun lalu, petugas menyita total 108,67 kg ganja hidroponik dari berbagai penindakan di sejumlah bandara India.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed