BEI Uji Coba Harga Minimum Saham Rp1 Gantikan Rp50 Mulai 22 Agustus
Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai melakukan uji coba penerapan harga minimum saham Rp1 menggantikan batas minimum Rp50 pada 22 dan 29 Agustus 2026.
Uji coba ini bertujuan meningkatkan likuiditas dan proses pembentukan harga pasar atau price discovery di pasar reguler dan tunai.
Direktur BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan uji coba dilakukan untuk memastikan kesiapan Anggota Bursa (AB) menjalankan transaksi dengan batas harga baru tersebut.
"Secara umum cukup berhasil. Ada sekitar 8 Anggota Bursa yang belum berpartisipasi. Itu akan kami follow up dalam uji coba berikutnya," ujar Jeffrey kepada wartawan di Gedung BEI Jakarta, Jumat (28/8).
Jeffrey menambahkan BEI masih melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama Anggota Bursa dan akan meminta laporan hasil uji coba dan FGD dari masing-masing AB sebelum implementasi penuh.
"Kita akan sesuaikan dengan kesiapan dari seluruh Anggota Bursa, karena kita akan memastikan seluruh Anggota Bursa siap sebelum kita melakukan live," tambah Jeffrey.
Saat ini, harga saham terendah yang dapat diperdagangkan adalah Rp50 per saham, dikenal sebagai saham gocap. BEI berencana menghapus batas tersebut sehingga saham dapat diperdagangkan hingga harga minimum Rp1.
Jeffrey menjelaskan kebijakan ini bertujuan memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik.
"Untuk memberikan akses likuiditas dan price discovery yang lebih baik, kami akan menghapus batasan harga minimum Rp50," katanya.
BEI juga berencana menyesuaikan ketentuan auto rejection atas (ARA) dan auto rejection bawah (ARB). Saham dengan harga Rp1-Rp10 akan menggunakan batas nominal Rp1, bukan persentase, baik untuk ARB maupun ARA.
Untuk rentang harga saham Rp11-Rp200, Rp201-Rp5.000, dan di atas Rp5.000, BEI akan menetapkan batas ARB berturut-turut sebesar 15 persen, dan batas ARA masing-masing 35 persen, 25 persen, dan 20 persen.
Perubahan ketentuan ARA dan ARB ini masih dalam tahap pengujian dan direncanakan mulai diterapkan pada 7 September 2026.
Perubahan ini juga berdampak pada saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang selama ini stagnan di harga Rp50. Dengan penghapusan batas harga minimum tersebut, harga saham GOTO diprediksi memiliki ruang pergerakan lebih luas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow