BMKG Catat Gempa M5,0 Guncang Flores NTT Hari Ini 17 Agustus 2026
Wilayah Flores Region, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali diguncang gempa terbaru NTT berkekuatan magnitudo 5,0 pada Senin (17/8/2026) pukul 00.26 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada pada kedalaman 12 kilometer. Dini hari ini, serangkaian gempa susulan setelah gempa besar NTT terus terjadi di kawasan Flores dengan kisaran magnitudo 2,0 hingga 5,0 serta kedalaman antara 3 hingga 168 kilometer.
Rangkaian aktivitas seismik ini terjadi setelah gempa kuat di Nusa Tenggara Timur berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang kawasan tersebut pada Sabtu (15/8/2026). Data resmi mencatat total korban jiwa mencapai 53 orang meninggal dunia, 135 orang mengalami luka-luka, dan sekitar 5.000 warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pertanyaan warga mengenai "berapa korban gempa NTT 2026" terkonfirmasi melalui rincian sebaran korban meninggal dari instansi terkait.
| Kabupaten | Korban Meninggal (Jiwa) | Jumlah Pengungsi (Jiwa) |
|---|---|---|
| Manggarai | 25 | 2.078 |
| Manggarai Timur | 20 | – |
| Sikka | 4 | 3.356 |
| Ende | 2 | – |
| Manggarai Barat | 1 | – |
| Nagekeo | 1 | 500 |
Dampak Kerusakan dan Kondisi Fasilitas Kesehatan
Kondisi rumah sakit setelah gempa NTT dilaporkan mengalami dampak cukup parah di beberapa wilayah terdampak bencana.
Rincian Kerusakan Fasilitas Kesehatan
Kerusakan infrastruktur medis menjadi perhatian utama dalam penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur:
- Rumah Sakit Rusak Berat: RS Ruteng (Manggarai), RS Pratama Raja (Nagekeo), dan RS Aeramo (Nagekeo).
- Rumah Sakit Rusak Ringan: 6 unit dari total 21 rumah sakit terdampak.
- Puskesmas Terdampak: 20 unit rusak berat dan 37 unit rusak sedang dari total 190 puskesmas terdata.
Distribusi Bantuan dan Aktivitas Susulan
Upaya penyaluran bantuan untuk pengungsi gempa NTT terus dipercepat oleh pihak berwenang. Pada Minggu (16/8/2026), sebanyak 1.725 paket bantuan sembako telah tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, sementara 3.200 paket bantuan mendarat di Labuan Bajo untuk didistribusikan ke berbagai kabupaten terdampak. Penanganan pengungsi di Kabupaten Sikka menjadi prioritas mengingat jumlah pengungsi di daerah tersebut merupakan yang terbesar.
Masyarakat setempat sempat mempertanyakan "apakah gempa Manggarai berpotensi tsunami" usai gempa M 5,5 yang mengguncang 79 kilometer utara Ruteng, Manggarai pada Minggu sore pukul 17.14 WIB. BMKG telah mengonfirmasi bahwa guncangan tersebut, beserta gempa M 5,6 di Manggarai Timur, tidak berpotensi tsunami meskipun guncangannya dirasakan pada skala MMI IV di Manggarai, Sikka, dan Nagekeo. BMKG mencatat hingga Minggu pukul 15.00 WIB telah terjadi 995 kali gempa susulan, di mana 46 di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow