BMKG Prediksi Gempa Susulan di NTT Terus Berlanjut Hingga 30 Hari

Smallest Font
Largest Font

BMKG memprediksi aktivitas gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan terus terjadi selama 21 sampai 30 hari ke depan dengan frekuensi yang menurun, kata Deputi Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama. Hingga Rabu sore, tercatat 3.002 gempa susulan dengan magnitudo antara 1,1 hingga 6,2, di mana 86 di antaranya dirasakan masyarakat dan 25 kejadian memiliki magnitudo 5 atau lebih. Riama menjelaskan gempa susulan ini terutama terjadi di wilayah tengah dan barat Flores, yang berkaitan dengan zona tektonik di daerah tersebut.

"Gempa susulan ini terjadi karena penyesuaian kerak bumi yang melepaskan energi untuk mencapai keseimbangan baru setelah gempa utama yang besar," ujar Nelly Florida Riama.

BMKG terus memantau dan menganalisis aktivitas ini untuk memahami karakteristik gempa susulan lebih baik. Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto menyatakan pihaknya menyiapkan bantuan bagi warga yang rumahnya terdampak gempa berkekuatan 7,7 magnitudo pada 15 Agustus di Flores, NTT.

Bantuan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah dan diberikan setelah proses pendataan dan verifikasi selesai dilakukan secara akurat dan bertanggung jawab. "Untuk rumah rusak ringan, kami akan memberikan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan rumah dengan kerusakan sedang akan menerima Rp30 juta," ujar Suharyanto.

BNPB juga melaporkan hingga Selasa malam (18 Agustus), sebanyak 165 ton logistik telah didistribusikan melalui udara, sehingga total bantuan yang disalurkan sejak 15 hingga 18 Agustus mencapai 398 ton, dengan transportasi darat sebagai sarana utama pengiriman bantuan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed