Bupati Kudus Buka Srikandi Fair Pendukung Srikandi Merdeka Cup
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris meresmikan ajang Srikandi Fair di Lapangan Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, Senin (17/8/2026), guna mendukung gelaran Srikandi Merdeka Cup serta mendorong perekonomian pelaku UMKM lokal, sebagaimana dilansir dari Bola.
Acara yang berlangsung hingga 23 Agustus 2026 tersebut menghadirkan sekitar 35 tenant UMKM dan pedagang dari kawasan sekitar lapangan. Pembukaan diawali dengan pawai dari Pendopo Kabupaten Kudus dan disusul seremoni pemotongan pita di lokasi kegiatan.
Kehadiran bazar ini dirancang untuk menyediakan hiburan rakyat sekaligus tempat berkumpul bagi warga yang ingin menikmati aneka kuliner di depan stadion Supersoccer Arena.
Bupati Kudus menyatakan rasa syukurnya atas penyelenggaraan ajang olahraga bertaraf internasional yang bertepatan dengan momen peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
"Alhamdulillah event luar biasa level internasional digelar di Kabupaten Kudus. Ini keberkahan dan rahmat untuk Kabupaten Kudus yang menjadi sport tourism bisa mengangkat perekonomian, melahirkan prestasi, dan kebetulan saat kita merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," ujar Sam'ani.
Selain menyajikan hiburan panggung musik dan permainan, ajang ini melibatkan pedagang kecil sekitar yang diberikan fasilitas tempat berjualan secara gratis tanpa dipungut biaya retribusi.
Sri Rezeki, seorang pedagang tahu walik dan sempolan yang berdomisili di dekat Lapangan Rendeng, membeberkan kemudahan yang didapatkan para pedagang lokal.
"Saya dan banyak teman-teman di sini biasanya berjualan di sana," ujar Sri Rezeki.
Ia menambahkan bahwa keikutsertaan para pedagang dalam bazar kuliner ini murni atas ajakan penyelenggara tanpa beban biaya tambahan.
"Tidak, tidak ada. Karena biasanya kami berjualan di situ, kami diajak oleh Djarum Foundation untuk masuk ke dalam, diberikan tempat untuk berjualan di sini," ujarnya.
Panitia juga memasang layar lebar di area fair guna menampung antusiasme penonton yang tidak bisa masuk ke dalam stadion utama karena keterbatasan tempat duduk.
Program Director Srikandi Merdeka Cup Teddy Tjahjono menjelaskan alasan penyediaan fasilitas pemutaran laga melalui layar besar tersebut.
"Bukannya kami mau membatasi, tapi memang kapasitas dari Supersoccer Arena itu hanya sekitar 1.100 hingga 1.200 penonton saja. Oleh karena itu, kami membuat layar besar di sini bagi para penonton yang sudah tidak bisa masuk ke dalam stadion karena kapasitas sudah penuh di dalam," ujar Teddy Tjahjono.
Kapasitas tribun yang terbatas membuat fasilitas nonton bareng di area luar menjadi solusi agar masyarakat tetap bisa memberi dukungan kepada tim yang bertanding.
"Tadi juga sempat bicara dengan Pak Bupati, mudah-mudahan Indonesia bisa masuk final, nanti Pak Bupati mengizinkan untuk menyediakan layar lebar di Alun-Alun Kudus, agar masyarakat bisa menonton bersama-sama," lanjutnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow