BYD Batal Bangun Pabrik Perakitan Mobil di Tanjong Malim Malaysia

Smallest Font
Largest Font

Produsen otomotif asal China, BYD, membatalkan rencana pembangunan fasilitas pabrik perakitan mobil mandiri di Tanjong Malim, Perak, Malaysia. Keputusan ini mengubah strategi investasi perusahaan, namun BYD tetap berkomitmen menjalankan operasi perakitan kendaraan secara lokal dengan menggandeng mitra perakitan berpengalaman di negara tersebut, dilansir dari Detik Oto.

Langkah perubahan strategi ini mengemuka setelah BYD sebelumnya sempat mengonfirmasi rencana pembangunan fasilitas perakitan Completely Knocked Down (CKD) milik sendiri di Tanjong Malim pada Agustus 2025. Sebagai gantinya, pimpinan perusahaan mengonfirmasi bahwa penjajakan kerja sama dengan calon mitra lokal kini telah memasuki tahap finalisasi dokumen sebelum pengumuman resmi dirilis.

Managing Director BYD Malaysia, Jacob Ma, menegaskan kepastian perubahan rencana fasilitas tersebut saat menghadiri acara peluncuran BYD Atto 3 Performance edisi terbatas.

"Untuk memperjelas hal ini, fasilitas Tanjong Malim tidak akan dilanjutkan. Namun, keputusan ini bukan berarti BYD membatalkan rencana perakitan lokal di Malaysia. Komitmen kami terhadap perakitan lokal tetap ada," kata Jacob Ma, Managing Director BYD Malaysia.

Perusahaan menyatakan sedang memfokuskan proses negosiasi dengan mitra perakitan lokal yang dinilai memiliki kapasitas industri yang memadai.

"Kami bekerja sama dengan mitra perakitan lokal yang sudah mapan, memiliki kapasitas dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan BYD serta mendukung seluruh operasi perakitan lokal kami," ujar Jacob Ma, Managing Director BYD Malaysia.

Meskipun BYD belum membeberkan identitas mitra tersebut secara resmi, sinyal kerja sama telah terlihat sejak Mei lalu ketika Wakil Presiden sekaligus General Manager Asia Pacific Auto Sales BYD, Liu Xueliang, mengunjungi fasilitas Sime Motors Inokom di Kulim, Kedah. Selain itu, jajaran manajemen Sime Motors dilaporkan telah mendatangi kantor pusat BYD di Shenzhen untuk membahas kemitraan strategis.

Di tengah penyesuaian strategi perakitan ini, BYD menekankan bahwa investasi dan operasional bisnis perusahaan di pasar otomotif Malaysia akan terus berjalan dalam jangka panjang.

"Kami terus melihat Malaysia sebagai pasar penting dan bagian strategis dari pertumbuhan BYD di masa depan. Rencana dapat berkembang, lokasi dapat berubah dan strategi dapat disempurnakan, tetapi komitmen kami terhadap pasar ini tetap sama. Kami akan terus berinvestasi. BYD akan tetap berada di sini dan tumbuh bersama Malaysia," kata Jacob Ma, Managing Director BYD Malaysia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed