BYD Siap Pasarkan Mobil Listrik M6 DM Mulai Juni 2026
PT BYD Motor Indonesia bersiap memasarkan produk plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) perdana mereka, BYD M6 DM, pada Juni 2026 setelah diproduksi di fasilitas pabrik Subang, Jawa Barat.
Mobil yang diperkenalkan sejak 18 Mei 2026 ini membawa teknologi Dual Mode (DM) yang mengombinasikan sistem kendaraan listrik dan hybrid dengan memprioritaskan motor listrik sebagai penggerak utama.
Meskipun harga resmi belum diumumkan oleh produsen, informasi mengenai estimasi harga indikasi untuk varian Classic dan Cross sudah mulai beredar luas di jaringan penjualan serta media sosial.
"Jadi melalui ini secara official sebenarnya BYD Indonesia belum menyampaikan ke publik harga kendaraan BYD M6 DM," ujar Head of Marketing PR & Government Relation PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan dalam acara BYD Tech Culture Fest di kawasan GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026) malam.
Luther T. Panjaitan menjelaskan bahwa tingginya antusiasme calon konsumen membuat pihak perusahaan perlu mengeluarkan panduan harga sementara bagi jaringan dealer resmi mereka.
"Untuk itu kami melakukan internal koordinasi dengan jaringan penjualan untuk mengeluarkan indication price, atau harga estimasi. Sehingga memberikan informasi yang cukup relevan kepada customer untuk melakukan order," katanya.
Pihak manajemen BYD Indonesia menyayangkan bocornya informasi internal tersebut ke ranah publik, namun mereka tidak membantah ataupun membenarkan nominal angka yang beredar di masyarakat.
"Yang disayangkan indication price-nya terinfo ke publik. Tapi kami tidak mengatakan ya dan kami tidak juga mengatakan tidak terhadap informasi itu. Namun itu bukanlah official harga yang akan BYD mengeluarkan secara resmi," ujarnya.
Manajemen BYD mengonfirmasi bahwa kisaran harga final kendaraan ini nantinya tidak akan memiliki selisih yang terlalu besar dari nominal indikasi awal yang telah diketahui oleh publik.
"Itu hanya berupa indication price yang kami sampaikan kepada jaringan penjualan sebagai acuan," lanjut Luther.
Pemberian acuan harga estimasi ini diharapkan dapat meyakinkan para konsumen yang ingin segera mendapatkan unit kendaraan untuk melakukan pemesanan awal di dealer.
"Artinya indication price harusnya tidak jauh lebih ke atas atau mungkin juga ke bawah. Mudah-mudahan customer lebih percaya diri untuk memutuskan. Karena biasanya ini menyangkut kebutuhan yang ingin sesegera mungkin dapat penerangan. Sehingga mau melakukannya booking di awal," kata dia.
Dalam keterangan terpisah yang dikutip oleh Bisnis.com pada Rabu (20/5/2026), Luther T. Panjaitan memastikan bahwa unit MPV elektrifikasi tersebut sudah diproduksi secara lokal dan siap didistribusikan dalam waktu dekat.
“BYD M6 DM, yang siap untuk dipasarkan di Indonesia. Sudah diproduksi, artinya sudah ada produknya, dan sesegera mungkin kami akan perkenalkan ke publik,” ujar Luther.
Pihak pabrikan juga sedang merampungkan pembangunan fasilitas perakitan di Subang yang memiliki kapasitas produksi masif dan menelan total nilai investasi yang sangat besar.
“Kami menargetkan untuk mendistribusikan model tersebut pada bulan Juni, artinya sesegera mungkin kami sudah bisa memberikan harga,” katanya.
Berdasarkan informasi dari salah satu tenaga penjual kepada Bisnis.com, varian tipe terendah diprediksi akan dijual seharga Rp310 juta, sementara tipe tertinggi yang mengusung konfigurasi captain seat dihargai Rp390 juta.
"Untuk varian M6 DM Classic Standard paling murahnya Rp310 juta, yang tipe tertinggi M6 DM Cross Superior Captain Seat Rp390 juta. Tapi ini masih harga pre-book, jadi sewaktu-waktu bisa berubah," ujar tenaga penjual BYD.
Dari segi spesifikasi teknik yang dilansir CNBC Indonesia, BYD M6 DM menggunakan mesin 1.500 cc bertenaga 72 kW dengan torsi 125 Nm yang dipadukan dengan motor Electric Hybrid System (EHS) 5.0 berputaran hingga 15.000 rpm.
Sistem ini mengadopsi kontrol terintegrasi 7-in-1 dengan peningkatan komputasi chip sebesar 146 persen, serta efisiensi termal mesin yang mencapai angka 46 persen.
Melalui pengujian internal pabrikan yang dirilis oto.detik.com, efisiensi bahan bakar mobil ini diklaim mampu menembus 65 kilometer per liter dengan total jarak tempuh kombinasi bensin dan listrik murni melampaui 1.800 kilometer.
Kendaraan ini menyediakan tiga opsi mode berkendara yaitu EV, HEV Series, dan HEV Parallel, di mana daya jelajah dengan mode listrik murninya diklaim sanggup menempuh jarak sejauh 300 kilometer.
Guna menyesuaikan kebutuhan pasar domestik, BYD menyematkan filosofi DM G.A.S.S yang merupakan singkatan dari empat pilar karakter utama kendaraan, yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.
Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat yang memproduksi model ini direncanakan memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit per tahun dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp11,2 triliun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow