CEO Danantara Sebut Nilai Ekspor Tiga Komoditas Capai Hampir 70 Miliar USD

Smallest Font
Largest Font

CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyatakan nilai ekspor tiga komoditas utama yaitu batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy hampir mencapai US$70 miliar sejak diberlakukannya kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Rosan merinci nilai ekspor batu bara berada di kisaran US$30-35 miliar, sementara ekspor CPO sekitar US$22,67-22,87 miliar dan ferroalloy mencapai US$16,43 miliar, dilansir dari Detik Finance.

DSI dibentuk untuk memperkuat tata kelola ekspor sumber daya alam Indonesia yang selama ini mengalami praktik transfer pricing. Lembaga ini bertujuan memastikan setiap transaksi ekspor berjalan transparan, dapat ditelusuri, dan memberi manfaat maksimal bagi perekonomian nasional.

"Kita ingin meningkatkan tata kelola dari ketiga komoditas ini karena memiliki arti yang strategis bagi perekonomian di Indonesia," ujar Rosan di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (24/8/2026).

Rosan menegaskan bahwa DSI bukan untuk menambah birokrasi atau menggantikan fungsi regulator. Semua kewenangan perizinan, pengaturan, dan pengawasan tetap berada di kementerian atau lembaga terkait.

"Peran DSI adalah membangun satu titik verifikasi yang lebih kuat dan aliran data serta transaksi ekspor, mencakup kuantitas, kualitas, klasifikasi barang, harga, hingga penyelesaian pembayaran dan repatriasi devisa," kata Rosan.

Menurut Rosan, pengelolaan aset strategis tidak cukup berorientasi pada volume saja, melainkan setiap transaksi harus memiliki dasar yang wajar, bisa ditelusuri, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed