Como Lolos Ke Liga Champions Jacobo Ramon Tegaskan Tak Tertarik Balik Ke Real Madrid

Smallest Font
Largest Font

Klub Italia Como memastikan satu tiket ke fase grup Liga Champions musim depan setelah mengakhiri kompetisi domestik di papan atas. Keberhasilan historis ini memicu penegasan dari bek tengah mereka asal Spanyol Jacobo Ramon yang menyatakan sama sekali tidak tertarik untuk kembali memperkuat Real Madrid dalam waktu dekat.

Kepastian tersebut diperoleh setelah laga pekan terakhir Serie A bergulir pada Rabu 27 Mei 2026 yang menempatkan Como di posisi aman zona Eropa. Bek muda tersebut memilih fokus melanjutkan kariernya di Italia ketimbang pulang ke jajaran raksasa La Liga Spanyol.

Pemain bertahan berusia muda itu menjadi salah satu pilar penting di lini belakang dalam strategi permainan yang diterapkan sepanjang musim ini. Kontribusinya yang solid membuat manajemen klub dan para pendukung berharap besar pada penampilannya di kompetisi tertinggi antarklub Eropa mendatang.

Como menyudahi kompetisi domestik dengan catatan performa yang mengesankan bagi tim yang belum lama merasakan atmosfer kasta tertinggi. Keberhasilan ini sekaligus meruntuhkan prediksi awal musim yang sempat meragukan kapasitas kedalaman skuad mereka.

Keberhasilan Como menembus kompetisi Eropa tidak lepas dari konsistensi mereka mengumpulkan poin demi poin di laga-laga krusial. Skuad asuhan tim pelatih ini mampu bersaing ketat dengan klub-klub mapan Italia hingga laga pamungkas.

Persaingan di papan atas Serie A musim ini berlangsung sangat ketat dengan selisih angka yang minimal antar-tim peringkat empat hingga enam. Berikut adalah tabel posisi akhir tiga tim yang memperebutkan tiket krusial tersebut:

Daftar Klasemen Akhir Zona Liga Champions Serie A
PosisiKlubJumlah PoinSelisih Gol
4Como71+18
5AC Milan70+22
6Juventus69+15

Berdasarkan data resmi kompetisi, Como finis di posisi keempat pada klasemen akhir Serie A dengan mengoleksi total 71 poin. Angka ini didapat setelah melalui perjuangan berat di pertandingan-pertandingan terakhir yang menentukan nasib klub.

Tim asuhan Cesc Fabregas ini tercatat unggul tipis 1 angka dari raksasa AC Milan yang harus puas finis di posisi kelima. Selain itu, Como juga sukses memimpin 2 poin dari Juventus yang tertahan di posisi keenam klasemen akhir.

Kontribusi Jacobo Ramon di Lini Belakang

Jacobo Ramon memegang peranan vital dalam menjaga keseimbangan pertahanan tim sepanjang bergulirnya kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut. Pemain pinjaman atau mantan didikan akademi Spanyol ini menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa di atas lapangan.

Statistik performa sang pemain sepanjang musim ini menunjukkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari jajaran staf kepelatihan Como:

  • Tampil konsisten sebagai starter dalam sebagian besar pertandingan krusial Serie A.
  • Mencatatkan total 32 penampilan bersama Como di kompetisi domestik musim ini.
  • Menyumbangkan kontribusi ofensif dengan mencetak 2 gol dari situasi bola mati.
  • Membantu tim meraih catatan cleansheet penting saat melawan tim-tim besar.
Como Lolos Liga Champions Tapi Nico Paz Ke Madrid | 11 Campione

Catatan tampil dalam 32 laga di Serie A dan mencetak 2 gol membuktikan bahwa sang pemain bukan sekadar pelapis. Performa konsisten inilah yang memicu rumor ketertarikan klub induknya untuk memulangkan sang bek ke Santiago Bernabeu.

Penegasan Komitmen Bersama Como

Menanggapi spekulasi transfer yang mengaitkan namanya dengan kepulangan ke Madrid, Jacobo Ramon langsung memberikan pernyataan resmi. Dirinya menyatakan bahwa fokus utamanya saat ini hanyalah memberikan yang terbaik untuk publik Como.

"Saya merasa sangat bahagia di sini dan petualangan baru di Liga Champions bersama Como adalah prioritas utama saya saat ini. Saya tidak memikirkan opsi untuk kembali ke Madrid karena fokus saya sepenuhnya ada di klub ini," ujar Jacobo Ramon seperti dilansir dari laporan sport.detik.com.

Manajemen Como menyambut baik komitmen yang ditunjukkan oleh sang pemain bertahan menjelang persiapan pramusim yang padat. Kehadirannya di lini belakang dinilai menjadi modal berharga untuk menghadapi tim-tim terkuat di benua Eropa.

Menurut laporan dari semarak.co, keputusan sang pemain untuk bertahan juga dipengaruhi oleh jaminan menit bermain yang diberikan oleh tim pelatih Como. Hal ini berbeda dengan situasi di Madrid yang memiliki persaingan sangat ketat di sektor bek tengah.

Dengan kepastian bertahannya bek Spanyol tersebut, manajemen kini mulai membidik beberapa nama baru untuk memperkuat kedalaman skuad. Kompetisi Liga Champions yang menggunakan format baru dipastikan bakal menguras fisik serta konsentrasi seluruh elemen tim sepanjang musim depan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed