DANA Raih Anugerah Ekonomi Hijau Atas Komitmen Inklusi Digital

Smallest Font
Largest Font

Akses keuangan digital yang merata dan berkelanjutan terus diperkuat guna memberdayakan masyarakat di berbagai wilayah. Langkah ini difokuskan untuk menjangkau kelompok underbanked dan unbanked agar dapat berpartisipasi aktif dalam perekonomian.

Komitmen penyediaan layanan finansial yang inklusif tersebut membuahkan apresiasi tingkat nasional. Seperti dilansir dari Detik Finance, DANA berhasil meraih penghargaan dalam ajang detikcom Anugerah Ekonomi Hijau 2026.

Pemberian penghargaan DANA Anugerah Ekonomi Hijau untuk Komitmen Menggerakan Ekonomi Digital Inklusif dan Berkelanjutan tersebut berlangsung di Menara Bank Mega pada Kamis, 3 September 2026.

Pilar utama strategi perusahaan berfokus pada kemudahan akses, peningkatan literasi keuangan, serta pelibatan generasi muda, pekerja informal, dan masyarakat pedesaan. Program edukasi dijalankan melalui kampanye keamanan transaksi di dalam aplikasi hingga edukasi investasi via DANA+.

Selain itu, edukasi pinjaman bertanggung jawab lewat DANA CICIL juga dihadirkan. Kolaborasi aktif turut dibangun bersama komunitas lokal, akademisi, regulator, pemerintah, serta organisasi Mercy Corps Indonesia untuk pendampingan UMKM.

Salah satu inisiatif unggulan yang dijalankan sejak 2023 adalah program SisBerdaya. Program ini memfokuskan pendampingan, manajemen operasional, hingga perluasan akses pasar khusus bagi pengusaha perempuan.

Hasil dari pendampingan tersebut mencatatkan dampak signifikan bagi para pelaku usaha. Hingga tahun 2024, DANA mencatat peningkatan rata-rata pendapatan peserta sebesar 113 persen serta kenaikan volume produksi mencapai 126 persen.

Program SisBerdaya telah menjangkau lebih dari 9.000 UMKM, mendistribusikan hibah ke 35 UMKM, serta memberikan porsi pembelajaran online kepada 1.880 peserta. Sebanyak 210 peserta memperoleh mentoring melalui 32 sesi pendampingan bisnis dengan total durasi melampaui 13.500 jam.

Secara keseluruhan, DANA mencatat kepemilikan lebih dari 200 juta akun pada 2024. Ekosistem platform ini menghubungkan nasabah dengan lebih dari 150 bank dan mitra keuangan lainnya.

Platform ini juga mencatat sebanyak 1,2 juta pedagang UMKM telah terdaftar. Sebanyak 40 persen dari total UMKM terdaftar tersebut berasal dari wilayah pedesaan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed