Diana Shnaider Tundukkan Aryna Sabalenka di Perempat Final Prancis Terbuka

Smallest Font
Largest Font

Petenis unggulan ke-25 asal Rusia, Diana Shnaider, menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka, di babak perempat final turnamen Prancis Terbuka 2026 pada Rabu, 3 Juni 2026.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Philippe Chatrier, Paris, tersebut berakhir dengan skor 3-6, 7-5, 6-0 untuk kemenangan Shnaider setelah Sabalenka gagal mempertahankan keunggulan dua break di set kedua.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Sabalenka yang menjadi favorit utama turnamen setelah tiga rival utamanya tersingkir lebih awal, sekaligus menyamai catatan tersingkir paling awal di Grand Slam sejak dua tahun lalu.

Hasil ini juga memastikan terjadinya semifinal bersejarah karena Shnaider akan menghadapi petenis kualifikasi asal Polandia, Maja Chwalińska, yang menjadikan dua petenis kidal menembus semifinal Grand Slam untuk pertama kali sejak Wimbledon 2014.

Shnaider tampil dominan melalui pukulan forehand dari garis belakang lapangan dan berhasil memanfaatkan penurunan performa Sabalenka yang mulai kesulitan mengontrol bola akibat kondisi angin kencang.

"Well, honestly I'm speechless. I'm super happy. Today, hard tough conditions with the wind, the first time playing Aryna; I was really nervous, in the quarterfinals for the first time." kata Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Shnaider menjelaskan bahwa dirinya mencoba beradaptasi dengan permainan lawan serta embusan angin sepanjang set pertama sambil terus fokus mendulang poin demi poin.

"The first set was just trying to adjust to her game and the wind. I was trying to focus point-by-point. It's tough conditions and she's world No. 1 so I just tried to do my best, run for every point." ujar Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Petenis berusia 22 tahun tersebut menambahkan bahwa momentum kebangkitannya terjadi pada set ketiga setelah ia berhasil menemukan ritme permainan yang tepat.

"Definitely a super special win. In the third set, I finally found my rhythm, where to be a bit more defensive and where to attack." kata Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Ia menegaskan bahwa penyelesaian yang baik di akhir pertandingan menjadi kunci utama kesuksesannya melangkah ke babak empat besar Prancis Terbuka.

"The third set was the one I should be aiming for from the beginning. Better to finish on a good note than to start on a good note!" ujar Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Kemenangan ini diakui Shnaider sebagai pencapaian yang sangat berharga dalam karier profesionalnya di dunia tenis.

"It's a good tournament for me here. Today we're just gonna take care of the body, recover and get ready for tomorrow." kata Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Shnaider kini bersiap menghadapi laga semifinal yang dijadwalkan berlangsung keesokan harinya.

"I'm looking forward to it." ujar Diana Shnaider, Petenis Rusia.

Sementara itu pada sektor putra, Félix Auger-Aliassime berhadapan dengan Flavio Cobolli di babak perempat final lainnya setelah sempat tertinggal break di awal pertandingan akibat kendala angin yang sama.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    1
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed