Disdukcapil Banda Aceh Buka Layanan Foto KTP dan Inovasi Baru
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh membuka layanan khusus penggantian foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) pada 11–14 Agustus 2026 di Kantor Disdukcapil Kota Banda Aceh. Langkah ini dilakukan guna menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia sekaligus memperkuat deretan inovasi pelayanan administrasi kependudukan bagi warga kota.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko, pada Rabu, 5 Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa masyarakat yang memiliki kriteria tertentu bisa memproses penggantian data foto secara langsung.
"Warga kota yang mau mengganti foto KTP nya karena rusak, buram, ada perubahan signifikan pada bentuk wajah, KTP dengan tahun terbitan 2021 ke bawah atau ada perubahan elemen data pada KTP bisa langsung datang ke kantor kita," kata Heru Triwijanarko, Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh.
Mengenai mekanisme pendaftaran, pihak dinas menerapkan batasan kuota harian untuk menjaga ketertiban di lokasi pelayanan loket pengaduan.
"Kalau yang sebelumnya kita ada pendaftaran secara online tapi untuk kali ini warga kota bisa datang langsung ke loket pengaduan di Disdukcapil. Setiap harinya ada 45 kuota yang kita sediakan kalau misalnya sudah memenuhi kuotanya bisa untuk kuota besoknya," jelas Heru.
Selain program penggantian foto KTP, Disdukcapil Kota Banda Aceh terus menggenjot cakupan Kartu Identitas Anak (KIA) lewat program KIA BERKAH. Lembaga ini bermitra dengan pelaku usaha lokal QM Optical pada Rabu, 29 Juli 2026, yang memberikan potongan harga bagi pemilik KIA.
"Melalui kerja sama ini, anak-anak yang memiliki KIA dapat menikmati berbagai promo menarik. Khusus di QM Optical yang berlokasi di Jalan Mohd Hasan, Bathoh, pemegang KIA berhak mendapatkan diskon hingga 50 persen dengan menunjukkan Kartu Identitas Anak saat berbelanja," ujar Heru.
Dukungan terhadap program kependudukan ini juga disampaikan oleh pihak swasta yang terlibat dalam penandatanganan kerja sama tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan. Melalui program KIA BERKAH ini, kami berharap dapat ikut mendukung peningkatan kepemilikan KIA dengan memberikan harga spesial dan diskon hingga 50 persen bagi anak-anak yang berbelanja menggunakan Kartu Identitas Anak," kata Subhan MA, Pemilik QM Optical.
Subhan juga menegaskan orientasi sosial dari partisipasi tempat usahanya dalam skema pelayanan publik daerah.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan. QM Optical hadir bukan hanya sebagai tempat usaha, tetapi juga ingin memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui program KIA BERKAH ini, kami berharap dapat ikut mendukung peningkatan kepemilikan KIA dengan memberikan harga spesial dan diskon hingga 50 persen bagi anak-anak yang berbelanja menggunakan Kartu Identitas Anak," kata Subhan.
Sebelumnya, Disdukcapil Kota Banda Aceh menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) di Balee Keurukon pada Selasa, 28 Juli 2026. Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Bachtiar, mewakili Pemko Banda Aceh untuk memberikan arahan pembuka.
"Melalui forum ini kita ingin mengetahui apakah pelayanan yang selama ini diberikan sudah sesuai dengan harapan masyarakat atau masih ada hal-hal yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk memberikan masukan yang konstruktif," ujar Bachtiar, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat.
Bachtiar menilai ruang dialog bersama warga sangat penting untuk mengevaluasi berbagai program kerja yang telah berjalan di lapangan.
"Forum konsultasi publik ini menjadi kesempatan untuk mendengarkan masukan dari berbagai pihak sekaligus memaksimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap forum ini melahirkan berbagai solusi untuk peningkatan pelayanan publik," ujar Bachtiar.
Dalam kesempatan forum itu, Disdukcapil memperkenalkan program anyar bernama "Cintakah Pada Mas Tukiman" bagi pasangan pengantin baru di Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Keuchik Leumik, dan Masjid Oman agar memperoleh dokumen adminduk langsung seusai akad nikah. Di samping itu, dipaparkan pula deretan layanan lain seperti Pelita Hati, IKD, Gen_Tubel, Sidarling, Sihati-Online, Restart-Pro Lansia Berkhas, serta Ceria KIA.
"Ada inovasi Pelita Hati, IKD (KTP Digital), Gen_Tubel, Sidarling, KIA Berkah, Sihati-Online, Restart-Pro Lansia Berkhas, dan Ceria KIA. Calon pengantin yang kedua mempelainya ber KTP Kota Banda Aceh menikah di Masjid Raya Baiturrahman, Masjid Keuchik Leumik dan Masjid Oman, bisa langsung mendapatkan Adminduk setelah akad," kata Heru.
Keterlibatan petugas di lapangan menjadi strategi utama dinas agar pengurusan dokumen tidak terpusat di kantor saja.
"Kami hadir langsung di lokasi pernikahan untuk memberikan pelayanan pencatatan sipil kepada pasangan pengantin baru, termasuk memperbarui administrasi kependudukan keluarga mereka. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," katanya.
Heru menggarisbawahi bahwa seluruh proses penerbitan dokumen dilakukan tanpa pemungutan biaya dan didukung koordinasi tingkat gampong hingga instansi kesehatan.
"Kami ingin seluruh data penduduk tercatat secara akurat. Karena itu kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah gampong agar pelaporan kelahiran, kematian maupun perubahan data kependudukan dapat dilakukan secara cepat dan tepat," ungkapnya.
Keterlambatan pelaporan peristiwa penting diakui Heru masih menjadi kendala utama dalam menjaga akurasi basis data kependudukan daerah.
"Salah satu persoalan yang masih sering terjadi adalah masyarakat terlambat melaporkan perubahan data seperti perkawinan, kelahiran maupun kematian. Padahal pembaruan data sangat penting agar database kependudukan tetap akurat," katanya.
Untuk mengantisipasi kendala verifikasi fisik pada layanan publik seperti perbankan dan keimigrasian, dinas menyarankan warga melakukan rekam ulang jika terjadi perubahan kondisi fisik.
"Kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan. Komitmen kami adalah memberikan pelayanan yang cepat, mudah, gratis, serta berbasis digital sehingga seluruh kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik," imbuh Heru.
Apresiasi atas terobosan pelayanan terpadu ini turut disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Dr H Salman SPd MAg, dalam kegiatan FKP tersebut.
"Inovasi yang dihadirkan Disdukcapil Kota Banda Aceh sangatlah bagus dan patut kita apresiasikan, karena akan memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan setiap peristiwa perkawinan tercatat secara tertib administrasi," tutur Salman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh.
Seluruh layanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Kota Banda Aceh dipastikan bebas biaya, dengan operasional loket khusus penggantian foto KTP dibuka pukul 08.30 hingga 16.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow