Disdukcapil Bengkalis dan Tapanuli Utara Gencarkan Perekaman KTP-el Pelajar

Smallest Font
Largest Font

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Tapanuli Utara mengintensifkan perekaman data Kartu Tanda Penduduk elektronik bagi pelajar di sekolah pada Mei 2026. Langkah proaktif ini dilakukan guna mempercepat kepemilikan dokumen identitas resmi sekaligus mempermudah administrasi bagi pemilih pemula di kedua wilayah tersebut.

Dilansir dari infonasional.com, Disdukcapil Kabupaten Bengkalis melaksanakan perekaman data biometrik terhadap 114 siswa di SMAN 1 Bantan pada Selasa, 12 Mei 2026. Program bernama Jebol Master Go To School ini menyasar remaja usia wajib KTP mulai dari umur 16 tahun ke atas agar langsung terintegrasi dalam basis data kependudukan nasional.

Proses di lapangan meliputi pemindaian iris mata, sidik jari, hingga pengambilan pasfoto penunjang penerbitan KTP-el. Dokumen identitas resmi ini nantinya langsung dicetak dan diserahkan kepada para siswa saat mereka tepat menginjak usia 17 tahun. Plt. Kepala Disdukcapil Kabupaten Bengkalis, Syahruddin, menegaskan kehadiran petugas merupakan komitmen pelayanan publik yang cepat dan dekat.

"Melalui program jemput bola ini Disdukcapil ingin memastikan para pelajar mendapatkan kemudahan pelayanan administrasi kependudukan sejak dini sehingga saat memasuki usia wajib memiliki KTP-el, dokumen tersebut dapat segera diterbitkan," ucap Syahruddin.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif selama sosialisasi administrasi kependudukan, petugas memberikan hadiah berupa buku tulis kepada sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan interaktif.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar program serupa untuk wilayah terpencil. Berdasarkan laporan pojokpapua.id, Disdukcapil Tapanuli Utara melaksanakan perekaman dan pencetakan KTP elektronik bagi siswa SMUN 1 Garoga pada Selasa, 19 Mei 2026. Pelayanan langsung di lingkungan sekolah ini diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara di bawah kepemimpinan Bupati Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat untuk menghemat waktu dan biaya transportasi pelajar.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara, Romusa Simanungkalit menyatakan bahwa inovasi tersebut mempercepat jangkauan pelayanan bagi masyarakat muda.

"Kepemilikan KTP-el sangat penting dan mendasar bagi pelajar untuk berbagai keperluan, seperti pendaftaran ujian, pengurusan beasiswa, akses layanan kesehatan BPJS, serta urusan pelayanan publik lainnya," ujar Romusa Simanungkalit, Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tapanuli Utara.

Pihak dinas menegaskan komitmen untuk melanjutkan penjangkauan ke sekolah-sekolah lain di wilayah tersebut demi memastikan pemenuhan hak dokumen seluruh warga yang telah memenuhi syarat usia wajib KTP. Terkait publikasi, terdapat penjelasan mengenai hak sanggah bagi pihak yang keberatan.

"Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami," kata Wahyu Hutabarat dalam laporan tribrata.tv.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran generasi muda mengenai pentingnya dokumen kependudukan sejak dini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed