Dokter Jelaskan Risiko dan Manfaat Konsumsi Jahe Mentah untuk Flu
Jahe dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan dalam tubuh. Saat gejala flu mulai muncul, jahe juga dipercaya dapat mengurangi radang tenggorokan serta memberikan rasa hangat.
Meski demikian, konsumsi jahe mentah secara langsung terutama saat perut kosong, berpotensi menimbulkan risiko iritasi lambung. Keluhan seperti rasa tidak nyaman hingga heartburn bisa muncul akibat cara konsumsi ini.
Dokter spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, menegaskan bahwa jahe bukanlah obat instan untuk menghilangkan virus flu. Menurut dr Yaze, jahe efektif untuk meredakan radang tenggorokan dan menghangatkan tubuh, tetapi tidak dapat membunuh virus secara langsung.
Selain itu, bagi penderita GERD, mengunyah jahe mentah bisa memperparah gejala penyakit tersebut. Iritasi lambung yang disebabkan oleh jahe mentah dapat memicu kambuhnya keluhan GERD.
Untuk menghindari risiko tersebut, dr Yaze menyarankan agar jahe dikonsumsi dengan cara yang lebih aman, yaitu dengan cara digeprek dan diseduh menggunakan air hangat. Penambahan madu atau lemon pada seduhan jahe dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan rasa dan manfaat.
Konsumsi jahe yang tepat juga harus diimbangi dengan gaya hidup sehat yang mendukung daya tahan tubuh, seperti asupan gizi seimbang, istirahat cukup, dan olahraga teratur agar tubuh dapat melawan infeksi dengan optimal.
Melalui live di Tiktok @detikHealth pada 10 September 2026 pukul 16.00 WIB, dr Igus Ulfa Yaze akan membahas tema "Porsi vs Kalori" yang berisi informasi seputar gizi dan konsultasi langsung.
Artikel ini dikutip dari Detik Health.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow