Dokter Jiwa Ungkap Efek Ear Seeds Tren Idol KPop Meredakan Cemas

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Tren penggunaan ear seeds atau stiker biji kecil di telinga kini marak diandalkan para idol K-Pop untuk meredakan demam panggung dan rasa cemas sebelum tampil, seperti dilansir dari Detik Health. Psikiater dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI), dr Lahargo Kembaren, SpKJ memberikan penjelasan dari sudut pandang neuroanatomi serta psikologi terkait mekanisme aksesoris tersebut. Bagian telinga luar manusia, khususnya lekukan dalam (concha) dan benjolan depan (tragus), terhubung langsung dengan cabang saraf vagus atau auricular branch of the vagus nerve.

Pemberian stimulasi pada area telinga tersebut secara teori mampu mengirimkan sinyal menuju batang otak guna menyeimbangkan sistem saraf otonom.

Keseimbangan ini terjadi antara sistem simpatik yang memicu respons cemas dan sistem parasimpatik yang mengatur relaksasi tubuh. Namun, dr Lahargo menekankan bahwa ear seeds tidak bisa disamakan dengan terapi medis transcutaneous auricular vagus nerve stimulation (taVNS) yang memanfaatkan impuls listrik.

Penggunaan stiker biji ini hanya memberikan tekanan mekanis biasa pada kulit, sehingga dampak fisiologisnya tidak sekuat tindakan medis berbasis listrik. "Ada dasar neuroanatominya karena sebagian telinga memang terhubung dengan cabang saraf vagus. Tetapi ear seeds bukan tombol "off" untuk stres, efek fisiologisnya masih perlu diteliti lebih mendalam," ucap dr Lahargo.

Manfaat relaksasi dari metode akupresur telinga ini sebenarnya muncul akibat kombinasi dari empat faktor utama dalam dunia medis modern. Faktor pertama berasal dari stimulasi sensorik berupa tekanan fisik langsung pada permukaan kulit area telinga. Faktor kedua melibatkan modulasi saraf otonom sebagai bentuk penyesuaian respons tubuh atas dorongan pemicu mekanis.

Selanjutnya, faktor ketiga mencakup efek relaksasi singkat saat seseorang dengan sengaja berhenti beraktivitas untuk fokus menenangkan tubuh.

Faktor terakhir adalah ekspektasi serta sugesti atau keyakinan pribadi bahwa metode tersebut bakal membuahkan dampak positif bagi tubuh. "Jadi, lebih tepat mengatakan 'ada kemungkinan manfaat', karena belum ada bukti secara evidence-based bahwa pasti efektif (menghilangkan stres)," kata dr Lahargo.

Kedudukan Metode Akupresur Telinga

Praktik akupresur telinga ini semestinya hanya ditempatkan sebagai metode pendamping, bukan pengganti penanganan medis utama.

Penggunaan ear seeds tetap aman dijalankan sebagai bagian perawatan diri mandiri jika pengguna merasakan efek tubuh yang lebih tenang. Penerapannya dapat dipadukan bersama pola hidup sehat lain seperti olahraga teratur, tidur cukup, latihan pernapasan, serta praktik mindfulness.

Meski tergolong aman, pengguna diimbau waspada terhadap beberapa risiko seperti iritasi kulit, pusing, hingga potensi biji pelet terlepas lalu masuk ke liang telinga.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed