Ekaterina Alexandrova Singkirkan Aryna Sabalenka di WTA Toronto

Smallest Font
Largest Font

Petenis unggulan ke-16 asal Rusia Ekaterina Alexandrova menyingkirkan petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka pada babak keempat turnamen WTA Toronto Masters di Toronto, Kanada, Sabtu (9/8/2026).

Alexandrova menyegel tiket ke babak perempat final setelah membekuk pemenang empat gelar Grand Slam asal Belarus tersebut lewat pertarungan tiga set dengan skor 7-6 (7/3), 4-6, dan 6-4 dalam durasi 2 jam 29 menit.

Kemenangan ini membuat rekor pertemuan Alexandrova dengan Sabalenka menjadi seimbang 5-5. Selanjutnya, Alexandrova bakal menghadapi pemenang antara unggulan kedelapan asal Amerika Serikat Amanda Anisimova atau unggulan kesembilan asal Ukraina Elina Svitolina.

Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama saat Sabalenka memimpin 2-0 sebelum Alexandrova merebut empat gim beruntun. Sabalenka sempat menyamakan kedudukan menjadi 4-4 lewat pukulan forehand drop volley, hingga laganya berlanjut ke babak tie-break yang akhirnya dimenangi Alexandrova.

Pada set kedua, Alexandrova memukul bola forehand memanjang sehingga memberikan keunggulan 4-3 bagi Sabalenka. Petenis peringkat satu dunia itu memenangi dua servis berikutnya untuk memaksakan digelarnya set penentu.

Memasuki set ketiga, Alexandrova sempat memimpin 3-1 usai pukulan Sabalenka tertahan di net. Meski Sabalenka sempat mengejar, tiga kesalahan sendiri di gim ke-10 membuat Alexandrova mendapatkan poin penentu kemenangan.

Sabalenka sempat menyelamatkan dua poin kritis lewat pukulan servis winners dan as. Namun, kesalahan ganda keenam dari Sabalenka memastikan kekalahannya di laga ini.

Alexandrova mengakui bahwa dirinya sudah mengantisipasi laga berat ini sebelum memasuki lapangan pertandingan.

"Saya tidak punya ekspektasi apa pun sebelum pertandingan. Saya tahu ini akan sangat sulit ketika saya berjalan ke lapangan," kata Alexandrova seperti dilansir dari AFP.

Ia menambahkan bahwa bermain agresif menjadi satu-satunya strategi untuk menciptakan peluang mengalahkan Sabalenka.

"Saya mencoba mengambil risiko sebanyak mungkin karena terasa itulah satu-satunya cara untuk menciptakan peluang. Hal itu menyebabkan jauh lebih banyak kesalahan, tetapi pada saat yang sama saya menciptakan jauh lebih banyak kesempatan," kata Alexandrova.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed