Erupsi Anak Krakatau Batalkan Penerbangan Calon Ibu Hamil di Changi

Smallest Font
Largest Font

Rencana Catrine Carina (31) melahirkan di Indonesia tertunda akibat pembatalan penerbangan dari Bandara Changi, Singapura. Pembatalan terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyemburkan abu vulkanik berbahaya, melanda bandara dan penerbangan ke Jakarta.

Catrine yang tengah hamil tujuh bulan gagal terbang ke Jakarta pada Minggu (6/9/2026). Bersama suaminya, Weng Ming Xing (29), mereka terdampak dalam gelombang pembatalan setidaknya 19 penerbangan dari Singapore Airlines (SIA), seperti dilansir dari Detik Travel.

Letusan Gunung Anak Krakatau berjarak sekitar 180 kilometer dari Bandara Soekarno-Hatta memicu pembatalan massal penerbangan. Catrine harus mempertimbangkan ulang izin terbang (fit-to-fly) yang mungkin perlu diperbarui jika jadwal pengganti terus berubah.

"Kami tadi masih berpikir, penerbangan dua jam seharusnya tidak masalah untuk saya. Tapi tiba-tiba hal ini terjadi," ujar Catrine di dekat area bantuan Terminal 2 Changi, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Suaminya, Weng, mengaku tidak menyangka penerbangan mereka dibatalkan. Dia menjelaskan manajemen SIA sebenarnya sudah mengirim pesan pembatalan lewat SMS, namun pesan itu terlewat karena terburu-buru menuju bandara.

Penumpang lain, seperti Tina Seng (47), merasa bingung karena tidak menerima informasi jelas soal pembatalan. Tina awalnya mengira pesan pembatalan dari Scoot tidak resmi karena tiket dipesan lewat SIA dan nomor pemesanan berbeda.

"Itu akan menjadi masalah lain bagi kami," kata Tina yang khawatir situasi memburuk dan membuat keluarganya terjebak di Indonesia. Dia juga mempertimbangkan jadwal sekolah yang dimulai 14 September.

Ahmad (37), warga Singapura, juga berencana terbang lebih awal ke Jakarta untuk liburan sebelum membawa keluarga menyusul. Dia tetap datang ke bandara karena belum mendapat konfirmasi pembatalan dari maskapai.

Petugas di Terminal 2 kemudian mengarahkan Ahmad dan penumpang lain ke loket bantuan untuk mengajukan perubahan jadwal atau klaim penggantian biaya transportasi.

Hingga Senin (7/9) petang, penerbangan ke Bandara Soekarno-Hatta belum dibuka. Bandara Halim Perdanakusuma juga ditutup sampai pukul 18.00 WIB pada hari yang sama.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed