Erupsi Gunung Anak Krakatau Lumpuhkan 336 Penerbangan Empat Bandara

Smallest Font
Largest Font

Sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa penutupan sementara tiga bandara dan mengganggu operasional ratusan penerbangan pada Minggu, 6 September 2026. Dampak gangguan penerbangan tersebut meluas hingga ke Bandara Internasional Yogyakarta.

Data PT Angkasa Pura Indonesia hingga pukul 09.15 WIB mencatat sebanyak 336 penerbangan terdampak akibat penghentian operasional Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, dan Bandara Radin Inten II. Bandara Soekarno-Hatta menyumbang angka tertinggi dengan 301 penerbangan yang mengalami pembatalan, keterlambatan, hingga pengalihan pendaratan.

Penutupan total juga terjadi di Bandara Radin Inten II Lampung yang mencatatkan 12 pembatalan penerbangan, serta Bandara Halim Perdanakusuma dengan 23 pembatalan penerbangan. Selain ketiga bandara tersebut, sebanyak 154 penerbangan di pelabuhan udara lain milik Angkasa Pura ikut terdampak.

Manajemen InJourney Airports memprioritaskan penanganan serta penyiapan bantuan bagi para penumpang yang tertahan di terminal.

"Penyampaian informasi secara berkala dan Pelayanan kepada penumpang terdampak menjadi prioritas InJourney Airports, untuk memastikan penumpang mendapat asistensi yang diperlukan dari bandara. Pihak maskapai penerbangan juga membuka layanan di setiap terminal di Bandara Soekarno-Hatta terkait kondisi ini," ujar Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim.

Langkah skema Service Recovery Action telah diberlakukan pengelola bandara guna meminimalkan penumpukan calon penumpang. Penanganan tersebut mencakup penyediaan konsumsi ringan, pengoperasian bus menuju hotel, penyiapan area khusus terminal, hingga penyediaan tempat parkir pesawat cadangan.

"Kami juga mengimbau agar calon penumpang pesawat memantau informasi terbaru dari maskapai mengenai status penerbangan dan opsi yang tersedia," ujar Arie Ahsanurrohim.

Dampak erupsi abu vulkanik turut merembet ke Bandara Internasional Yogyakarta di Kulon Progo. Hingga pukul 10.30 WIB, tercatat sembilan penerbangan rute Soekarno-Hatta dibatalkan dan satu penerbangan menuju Palembang mengalami penundaan jadwal keberangkatan.

Pihak pengelola bandara mengimbau calon penumpang untuk aktif memeriksa pembaruan status jadwal penerbangan mereka.

"Kami mengimbau para calon penumpang untuk rutin memeriksa kepastian jadwal penerbangan mereka. Kami memahami kondisi ini dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Kami mengimbau pengguna jasa untuk secara berkala memastikan status penerbangan ke masing-masing maskapai atau menghubungi Contact Center InJourney Airports di nomor 172," kata General Manager Bandara Internasional Yogyakarta Muhammad Thamrin.

Manajemen Bandara Internasional Yogyakarta memastikan seluruh fasilitas dan layanan bandara tetap beroperasi optimal sembari terus memantau pergerakan abu vulkanik bersama BMKG, AirNav Indonesia, dan pihak maskapai.

"YIA terus berkoordinasi dan memonitor perkembangan situasi terkini," kata Muhammad Thamrin.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed