BMKG Laporkan Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Perairan Bitung Sulawesi Utara

Smallest Font
Largest Font

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, pada Selasa, 26 Mei 2026 pukul 03.39 WIB.

Pusat gempa tersebut dilaporkan berada di laut dengan kedalaman mencapai 22 kilometer di bawah permukaan bumi.

Guncangan seismik ini berlokasi pada koordinat geografis 1,06 Lintang Utara dan 126,19 Bujur Timur yang berjarak sekitar 125 kilometer arah Tenggara dari Kota Bitung.

Pihak BMKG melalui pengumuman resminya merilis data spasial terkait episentrum guncangan tersebut.

"Pusat gempa berada di laut 125 Tenggara Bitung," tulis @infoBMKG.

Getaran akibat gempa ini dirasakan nyata di dalam rumah oleh masyarakat di wilayah Ternate, Manado, dan Tondano dengan tingkat intensitas III Skala MMI.

Sebelumnya, BMKG juga mencatat aktivitas seismik berkekuatan magnitudo 4,8 di lokasi yang sama pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 22.33 WIB dengan kedalaman 22 kilometer serta dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Informasi mengenai gempa terdahulu tersebut disebarluaskan oleh instansi terkait demi keselamatan publik.

"Pusat gempa berada di laut 125 km Tenggara Bitung dan gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat." tulis BMKG.

Selain rangkaian gempa di Bitung, aktivitas tektonik lain berkekuatan magnitudo 5,0 juga melanda wilayah Melonguane, Sulawesi Utara, pada Senin, 25 Mei 2026 pukul 09.32 WIB dengan kedalaman 35 kilometer pada koordinat 8.06 Lintang Utara dan 127.05 Bujur Timur.

Melalui saluran komunikasinya, lembaga meteorologi nasional tersebut mengunggah rincian parameter tektonik yang terjadi di wilayah Melonguane.

"Gempa Mag:5.0, 25-May-2026 09:32:40WIB, Lok:8.06LU, 127.05BT (453 km TimurLaut MELONGUANE-SULUT), Kedlmn:35 Km," tulis BMKG.

Lembaga tersebut menegaskan bahwa penayangan data awal ini memprioritaskan kecepatan penyampaian berita kepada masyarakat luas.

"Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis BMKG.

Berdasarkan catatan statistik BMKG dalam periode sepekan terakhir, wilayah Indonesia telah mengalami aktivitas gempa signifikan yang dirasakan oleh masyarakat sebanyak 19 kali dalam berbagai variasi magnitudo dan kedalaman.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed