Gempa Magnitudo 4,4 Pemicu Longsor dan Banjir Perbatasan Nepal-China

Smallest Font
Largest Font

Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 memicu tanah longsor besar yang membendung Sungai Bhote Koshi hingga memicu banjir bandang di kawasan perbatasan Nepal dan China pada Rabu (26/8). Peristiwa tersebut merenggut 22 korban jiwa serta menyebabkan ratusan warga dan wisatawan hilang.

Dampak bencana meluas hingga ke wilayah Gyirong di Tibet, China. Data Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat gempa terjadi pada pukul 08.37 pagi waktu setempat, bertepatan dengan detik-detik sebelum air sungai meluap melintasi permukiman warga.

Menteri Luar Negeri Nepal Shishir Khanal memberikan penjelasannya terkait kronologi bencana tersebut di hadapan parlemen.

"Gempa bumi terjadi pukul 08.37 pagi tadi, dan akibatnya terjadi tanah longsor besar yang menghalangi aliran sungai, yang tampaknya menyebabkan banjir," kata Khanal dalam rapat di Dewan Perwakilan Rakyat Nepal.

Sebanyak 60 pekerja di Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Langtang Khola, Distrik Rasuwa, terseret material banjir saat melakukan pekerjaan pengecoran beton di dalam terowongan. Laporan Dewan Pariwisata Nepal dan Al Jazeera mencatat 384 hingga 400 wisatawan juga belum ditemukan, termasuk 291 warga negara asing dari Inggris, Amerika Serikat, India, dan Malaysia.

Perdana Menteri Nepal Balendra Shah langsung menginstruksikan langkah antisipasi bagi warga yang bermukim di sekitar aliran sungai.

"Masyarakat di sepanjang sungai disarankan untuk lebih berhati-hati dan tetap waspada," kata Balendra seperti dilaporkan Reuters.

Operasi penyelamatan yang melibatkan personel militer dan kepolisian Nepal menghadapi hambatan cuaca serta tingginya luapan air. Juru bicara militer Nepal Raja Ram Basnet mengonfirmasi bahwa helikopter penyelamat belum dapat mendarat di area terdampak parah seperti Syapru Besi dan Timure hingga air surut.

Sementara itu, Pemerintah China bersama Presiden Xi Jinping menginstruksikan pencarian korban secara menyeluruh di wilayah Tibet. Otoritas China turut menyalurkan bantuan darurat berupa tenda, pakaian, kompor pemanas, dan perlengkapan tidur untuk penanganan pengungsi.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed