Gojek Berangkatkan 70 Mitra Driver Umrah Sebagai Apresiasi
Gojek memberangkatkan 70 Mitra Driver Legend untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci pada 2 September 2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka kepada perusahaan selama lebih dari 15 tahun, termasuk sejak Gojek masih mengandalkan layanan telepon, dilansir dari news.detik.com dan asianpost.id.
Keberangkatan tersebut dilepas secara simbolis pada Jumat (28/8) bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jakarta, di mana Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi hadir memberikan dukungan dan apresiasi terhadap program ini.
Dudy mengungkapkan, "Pemerintah sangat mendorong peningkatan kesejahteraan Mitra Driver melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri. Semoga inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan program serupa, yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan Mitra Driver," kata Dudy.
CEO GoTo Hans Patuwo menjelaskan bahwa Mitra Driver Legend adalah pengemudi yang bergabung sejak 2010 hingga 2014 dan tetap aktif melayani pelanggan selama sekitar 15 tahun dengan dedikasi tinggi.
Hans menambahkan, "Merekalah yang membangun, menjaga dan membesarkan Gojek, sehingga kita bisa bersama-sama ada hari ini. Mereka selama ini masih aktif, ada yang 15 tahun dan masih narik."
Selain itu, Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan menjelaskan bahwa Program Apresiasi Mitra (PAM) memberikan berbagai manfaat, termasuk BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya, beasiswa pendidikan, perlengkapan sekolah, poin swadaya, kuota internet, serta penghargaan berdasarkan kinerja dan kontribusi mitra.
Bambang menyatakan, "Semua akan mendapatkan kesempatan yang sama. Bagi mitra yang lain, yang ingin mendapatkan umrah, itu bisa dengan mengikuti tahapan yang ada di program apresiasi mitra. Yang kita lihat adalah konsistensi dari mitra, kinerjanya."
Salah satu Mitra Driver Legend, Maryono, mengaku sangat terharu dan tak menyangka bisa berangkat umrah melalui program ini setelah 15 tahun berjuang sebagai pengemudi ojek daring.
Maryono mengatakan, "Saya umur 50 tahun. Mau mimpinya aja susah saya mau ke sana. Tapi alhamdulillah dengan adanya Gojek, dengan apresiasinya Gojek, saya bisa berangkat ke sana."
Mitra lain, Bambang Raminto, juga menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini sebagai penghargaan atas pengabdiannya sejak awal bergabung dengan Gojek.
Bambang mengungkapkan, "Setelah kepergian anak pertama saya, saya tidak pernah membayangkan Allah memberikan hadiah berupa kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Saya sangat mengapresiasi program Gojek ini, bukan hanya untuk saya, tetapi juga teman-teman mitra driver lainnya."
Keberangkatan umrah ini merupakan salah satu bagian dari program PAM yang juga menyediakan fasilitas seperti Rumah Mitra untuk beristirahat, berkumpul, dan menggelar kegiatan komunitas yang dapat dimanfaatkan seluruh mitra secara gratis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow