Gojek Hentikan Program Langganan Pengemudi Imbas Aturan Komisi Ojek Online Terbaru

Smallest Font
Largest Font

PT Goto Gojek Tokopedia Tbk secara resmi menghentikan skema program langganan pengemudi untuk layanan transportasi roda dua tarif hemat per Mei 2026. Kebijakan ini diambil sebagai langkah kepatuhan terhadap Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online yang menetapkan batas potongan komisi aplikator maksimal 8 persen.

Keputusan penghentian program langganan pengemudi ini diumumkan langsung dalam konferensi pers di Kantor PT Goto Gojek Tokopedia (GOTO), Jakarta, pada Selasa (19/5/2026). Perusahaan menegaskan bahwa penyesuaian skema ini dilakukan demi menyelaraskan struktur pendapatan kemitraan dengan regulasi nasional yang baru disahkan.

Meskipun program langganan bagi pengemudi disetop, manajemen memastikan bahwa opsi layanan bertarif hemat untuk konsumen tetap beroperasi. Kebijakan ini diharapkan tetap menjaga keseimbangan antara keterjangkauan tarif bagi pengguna ojek online dan keadilan pendapatan bagi para mitra pengemudi di lapangan.

Langkah penghapusan program langganan berbayar bagi pengemudi ini merupakan dampak langsung dari intervensi regulasi pemerintah. Aturan baru komisi ojek online secara ketat memangkas potongan yang boleh diambil oleh perusahaan aplikasi transportasi.

Sebelum aturan ini terbit, potongan komisi yang dibebankan kepada pengemudi terhitung cukup besar. Kehadiran regulasi baru mengubah peta industri transportasi online secara signifikan dalam hal pembagian pendapatan.

Berikut adalah perbandingan skema potongan komisi aplikator berdasarkan regulasi yang berlaku:

Tabel Perbandingan Skema Komisi Aplikator Ojek Online
Komponen RegulasiSkema Lama (KM Hub No KP 1001/2022)Rencana Awal PertimbanganSkema Baru (Perpres No 27/2026)
Batas Potongan Komisi20%10%Maksimal 8%
Porsi Pendapatan Driver80%90%Minimal 92%

Melalui perpres ojek online terbaru tersebut, porsi pendapatan bersih yang wajib diterima oleh pengemudi ojek online melonjak menjadi minimal 92 persen. Angka ini naik signifikan dari aturan sebelumnya yang hanya menjamin pendapatan pengemudi sebesar 80 persen.

Kilas Balik Program Langganan Pengemudi

Program langganan pengemudi yang kini dihentikan memiliki rekam jejak operasional yang cukup panjang di ekosistem perusahaan. Skema ini awalnya dirancang untuk memberikan prioritas alokasi order pada layanan bertarif hemat.

Perjalanan program langganan berbayar tersebut dapat dilihat melalui linimasa berikut:

  • November 2025: Perusahaan memulai uji coba terbatas skema program langganan pengemudi pada layanan transportasi roda dua tarif hemat.
  • Februari 2026: Perusahaan melakukan perluasan jangkauan program langganan pengemudi di beberapa wilayah operasional utama.
  • 1 Mei 2026: Presiden RI mengumumkan aturan baru mengenai pembatasan komisi perusahaan aplikasi dalam perayaan Hari Buruh di Monumen Nasional.
  • 19 Mei 2026: Perusahaan secara resmi mengumumkan penghentian skema langganan pengemudi dalam konferensi pers di Jakarta.
Gojek Akan Hentikan Skema Langganan Mitra Driver Go Ride Hemat | Liputan6

Penghapusan skema langganan ini sekaligus menjawab keresahan sebagian kelompok pengemudi yang sebelumnya merasa terbebani dengan biaya tambahan untuk mendapatkan prioritas order. Aturan baru ini dinilai memberikan kesetaraan peluang bagi seluruh mitra.

Reaksi Pengemudi di Lapangan

Pemantauan reaksi pengemudi ojek online di kawasan Jakarta Pusat pada Rabu (20/5/2026) menunjukkan respons yang beragam, namun sebagian besar menyambut positif hilangnya biaya langganan tersebut. Keuntungan perpres ojol bagi driver mulai dirasakan langsung dari sisi transparansi pendapatan harian.

Banyak pengemudi mengeluhkan bahwa selama ini layanan bertarif hemat kerap memberikan beban operasional yang tinggi. Pengemudi sering kali harus menempuh jarak penjemputan penumpang sejauh 2 hingga 5 kilometer, terutama saat cuaca hujan atau jam sibuk.

Dengan skema komisi lama, pendapatan yang dibawa pulang dianggap tidak sebanding dengan bahan bakar dan tenaga yang dikeluarkan. Sebagai contoh, dalam simulasi proporsi pendapatan saat ini, pengemudi hanya menerima Rp10.500 dari total tarif konsumen sebesar Rp15.000 pada skema layanan bertarif hemat.

Dengan berlakunya potongan komisi ojol 8 persen, sisa pendapatan dari tarif yang dibayar konsumen akan langsung masuk ke dompet digital pengemudi tanpa potongan tersembunyi lagi. Manajemen perusahaan kini sedang merampungkan pembaruan sistem aplikasi agar seluruh sistem potongan komisi baru dapat berjalan serentak di seluruh daerah operasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed