GoPay Perluas Edukasi Finansial dan Jangkau Komunitas Pemuda di Solo

Smallest Font
Largest Font

Layanan keuangan digital GoPay memperluas jangkauan pasar anak muda di Jawa Tengah melalui kegiatan komunitas berupa nonton bareng kompetisi MPL di Solo pada Selasa, 26 Mei 2026. Langkah desentralisasi ini diambil untuk mendekatkan ekosistem esports sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi finansial secara aman.

Sebelumnya, platform ini juga memfasilitasi pelatihan manajemen keuangan dan keamanan transaksi digital bagi 150 pelaku pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Denpasar, Bali. Program bertajuk Pintar Bareng GoPay tersebut menggandeng Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, PPATK, dan AFPI untuk memitigasi risiko kejahatan siber serta mendorong pemanfaatan QRIS Cross Border.

Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny menjelaskan bahwa pemahaman terhadap keamanan transaksi digital menjadi fondasi penting agar pelaku usaha dapat tumbuh secara berkelanjutan di era modern.

"The development of UMKM businesses does not only depend on the ability to manage finances, but also an understanding of how to run a business safely in the digital era. Through Pintar Bareng GoPay, together with OJK, Bank Indonesia, PPATK, and AFPI, we want to help UMKM players strengthen their business foundations, as well as understand the opportunities and risks of the development of digital financial technology," kata Audrey P. Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay.

Pihak OJK turut menekankan pentingnya inklusi keuangan agar UMKM selalu menggunakan layanan finansial yang legal dan berizin resmi. Di sisi lain, AFPI mengingatkan para pelaku usaha untuk menyesuaikan pinjaman daring dengan kemampuan finansial demi mencegah risiko gagal bayar.

"The development of MSMEs does not only depend on the ability to manage finances, but also an understanding of running a business safely in the digital era. Through Pintar Bareng GoPay together with OJK, BI, PPATK, and AFPI, we want to help MSMEs strengthen their business foundations through the practical use of technology and ensure the safe use of technology," ujar Audrey P. Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay.

Perwakilan Bank Indonesia memaparkan bahwa penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS memberikan pencatatan transaksi yang rapi bagi UMKM. Kehadiran fitur QRIS Cross Border juga memperluas peluang pasar karena memungkinkan merchant di Bali menerima pembayaran langsung dari wisatawan asal Thailand, Malaysia, Singapore, Jepang, Korea Selatan, hingga China.

"Considering that Bali is a tourist destination, the existence of the QRIS Cross Border allows MSMEs to receive payments from tourists from Thailand, Malaysia, Singapore, Japan, South Korea, to China," kata Zetra Iez Zaputra, Head of the SP Policy Implementation Unit, SP Licensing, and Consumer Protection Bank Indonesia.

Bank Indonesia turut mengingatkan para pelaku usaha untuk tetap waspada terhadap penipuan digital dan menjaga kerahasiaan data pribadi demi keamanan bertransaksi.

"Business actors need to be alert to digital fraud, maintain the confidentiality of personal data, and understand how to transact safely. We appreciate this initiative as a tangible step in strengthening people's financial literacy, especially MSMEs. In the future, we hope that collaborations like this will continue to expand financial inclusion in Indonesia," ujar Zetra Iez Zaputra, Head of the SP Policy Implementation Unit, SP Licensing, and Consumer Protection Bank Indonesia.

Sementara itu, ekspansi pasar di Solo dilakukan dengan menggandeng EVOS Esports untuk menggelar acara nonton bareng pertandingan melawan ONIC di kafe lokal. Acara tersebut dihadiri lebih dari 110 penonton dari komunitas setempat serta menyediakan kompetisi mini dengan total hadiah sebesar Rp5.000.000.

Head of Product Marketing GoPay, Rudy Tantyo Setiawan menyatakan bahwa pendekatan berbasis komunitas membantu perusahaan untuk memahami kebiasaan konsumen secara lebih dekat.

"Melalui EVOS GoPay Watch Party, kami melihat bagaimana interaksi di level komunitas dapat menjadi pintu masuk untuk memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna, khususnya di ekosistem esports yang terus berkembang," ujar Rudy Tantyo Setiawan, Head of Product Marketing GoPay.

Kegiatan di Solo tersebut turut dihadiri oleh talenta EVOS seperti Charmaine dan Rhea untuk meningkatkan interaksi langsung dengan para penggemar di daerah.

"Pertumbuhan esports tidak hanya terjadi di kota besar. Aktivasi seperti ini menunjukkan bahwa komunitas di daerah juga memiliki potensi yang besar, baik dari sisi partisipasi maupun engagement. Ini menjadi langkah untuk membangun ekosistem yang lebih merata," kata Aufa Bassam, Head of EVOS Esports.

Program nonton bareng ini dijadwalkan akan terus berlanjut ke beberapa kota lain di Indonesia, dan informasi pelaksanaannya dapat diakses publik melalui akun Instagram resmi GoPay dan EVOS Esports.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed