Gubernur Lampung Dorong Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Lokal
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong implementasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai alat utama pemerataan ekonomi dan hilirisasi potensi lokal pedesaan, disampaikan saat Seminar Nasional KDMP di Gedung Semergou, Bandar Lampung.
Mirza menyoroti ketimpangan modal di pedesaan, di mana 70 persen perputaran uang terserap di perkotaan, padahal 70 persen populasi Lampung berada di desa dengan potensi pangan besar seperti singkong, jagung, dan padi.
"Dulu di desa koperasi hanya dianggap tukang simpan pinjam dengan bunga tinggi, padahal fungsinya jauh lebih luas," kata Mirza.
Ia menegaskan koperasi menjadi alat pengungkit kemakmuran di desa-desa Lampung.
Pemerintah Provinsi Lampung telah menyiapkan program 500 Desa Maju fokus hilirisasi komoditas, ditargetkan selesai 2027 dengan KDMP sebagai operator terintegrasi. Lampung menjadi provinsi nomor empat nasional dan nomor satu di luar Jawa dalam pembentukan dan pengelolaan KDMP.
Mirza menginstruksikan langkah jangka pendek penanganan tata kelola gabah lokal untuk menghentikan pasokan gabah Lampung ke Jawa yang memicu lonjakan harga beras daerah.
"Insyaallah minggu depan KDMP akan menyerap gabah petani langsung sehingga tidak keluar ke Jawa lagi," tegas Mirza.
Mirza juga mengingatkan pesan Presiden RI Prabowo Subianto tentang pentingnya kepemimpinan berorientasi pengelolaan kekayaan daerah (statecraft) dan meminta kepala desa Lampung memiliki kapasitas manajerial untuk mengkonversi sumber daya desa menjadi kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI Yandri Susanto membuka seminar dengan menegaskan KDMP sebagai wujud Asta Cita ke-6 Prabowo untuk mengentaskan kemiskinan dan pemerataan ekonomi dari bawah.
"Kami ingin Koperasi Kelurahan Merah Putih dikawal bersama. Ini program idola Presiden Prabowo dalam menyukseskan Asta Cita ke-6, membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," ujar Yandri.
Yandri mengutip pandangan Mohammad Hatta bahwa kekuatan ekonomi desa adalah fondasi bangsa dan lilin kecil di desa itulah yang akan membawa kemakmuran.
"Itu lilin Koperasi Desa dan Koperasi Kelurahan Merah Putih," ucap Yandri.
Yandri meluruskan hoaks yang beredar soal penutupan usaha kecil desa, menegaskan pemerintah tidak berniat menutup warung desa dan justru ingin membangkitkan ekonomi rakyat.
"Jika ada isu Menteri Desa atau Menko Pangan menutup warung, itu hoaks. Kami ingin semua bangkit," kata Yandri.
"Pesan Presiden Prabowo, kita bukan superman tapi superteam dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan," pungkas Yandri.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow