Haji Isam Borong Saham PACK Senilai Rp936 Miliar
Pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, resmi menjadi investor baru PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) dengan memborong 6,83 miliar lembar saham atau setara 21,12 persen kepemilikan pada Rabu (13/5).
Aksi korporasi ini memicu lonjakan harga saham emiten yang bertransformasi menjadi perusahaan induk sektor pertambangan dan perdagangan nikel tersebut di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Transaksi raksasa ini difasilitasi oleh PT BCA Sekuritas dengan harga pelaksanaan Rp137 per lembar saham.
Pasca-masuknya investasi dari Haji Isam, manajemen PACK mengumumkan rencana akuisisi dua perusahaan penambangan bijih nikel, yakni PT Karayatama Konawe Utara (KKU) dan PT Konutara Sejati (KS). Nilai total akuisisi kedua perusahaan tersebut mencapai 75,91 juta dolar AS.
Untuk membiayai ekspansi, PACK meraih pinjaman perpetual dari pemegang saham pengendali, PT Eco Energi Perkasa (EEP), senilai 93,14 juta dolar AS dengan bunga 8 persen per tahun. Transaksi ini bersifat afiliasi karena kepemilikan EEP di PACK menyusut dari 61,7 persen menjadi 40,58 persen setelah sebagian saham diambil alih oleh Haji Isam.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, dana pinjaman akan dialokasikan sebesar 33,49 juta dolar AS untuk membeli 14,62 persen saham KS dari WPK, sedangkan 42,42 juta dolar AS sisanya digunakan membiayai pencaplokan 14,62 persen saham KKU dari WPK.
"Sehbungan dengan transaksi tersebut, perseroan meraih pinjaman dari EEP dengan jumlah pokok sebesar US$ 93,14 juta dengan bunga sebesar 8,00% per tahun," tulis manajemen PACK.
Langkah investasi ini murni dilakukan sebagai bentuk penempatan modal jangka panjang oleh sang pengusaha komoditas tersebut.
"Transaksi dilakukan pada 13 Mei 2026 dengan tujuan untuk investasi," tulis pengumuman resmi PACK.
Selain transaksi PACK, data BEI pada hari yang sama mencatat sejumlah pergerakan investor besar lainnya, seperti Ferry Sudjono yang menambah kepemilikan di PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) menjadi 5,08 persen, serta Low Tuck Kwong yang memperkuat kendalinya di PT Bayan Resources Tbk (BYAN) hingga 40,23 persen.
PT Henan Putihrai Asset Management juga menambah kepemilikan di PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) sebesar 1,5 juta saham, sementara PT United Tractors Tbk (UNTR) melakukan buyback 1,24 juta saham untuk saham treasuri.
Sebaliknya, PT Samuel Sekuritas Indonesia bergerak aktif dengan menambah porsi saham di PT Sentul City Tbk (BKSL) menjadi 5,3 persen, namun melepas 54 juta saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) dan 20,70 juta saham PT MD Entertainment Tbk (FILM). Terakhir, PT Pesona Sukses Cemerlang memangkas kepemilikannya di PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi 5,1 persen setelah menjual 50 juta lembar saham.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow