Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih 3 Persen Imbas Konflik AS Iran Terbaru

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 3 persen pada sesi perdagangan Selasa, 14 Juli 2026 pagi di pasar Asia. Lonjakan tajam ini dipicu oleh eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam jalur pasokan energi global. Kenaikan harga minyak dunia melonjak secara signifikan segera setelah pembukaan pasar komoditas.

Situasi geopolitik di Timur Tengah yang kian memanas membuat para pelaku pasar khawatir akan terjadinya gangguan distribusi minyak mentah dalam jangka panjang. Berdasarkan data perdagangan terbaru, dua jenis minyak mentah acuan internasional mengalami kenaikan pesat. Pergerakan angka ini mencerminkan tingginya kekhawatiran pelaku pasar terhadap stabilitas pasokan dari kawasan Teluk.

Minyak mentah Brent untuk pengiriman September mencatatkan kenaikan sebesar 3,75 persen. Komoditas ini diperdagangkan pada level 78,86 dolar AS per barel setelah ketegangan bersenjata meluas.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate atau WTI untuk pengiriman Agustus juga meningkat 3,65 persen. Harga WTI kini bertengger di posisi 74,02 dolar AS per barel pada perdagangan pagi ini.

Data Harga Minyak Mentah Dunia 14 Juli 2026
Jenis Minyak AcuanKontrak PengirimanHarga Per BarelPersentase Kenaikan
BrentSeptember$78,863,75%
WTIAgustus$74,023,65%

Kronologi Konflik AS Iran Terbaru

Eskalasi pasar komoditas ini dipicu langsung oleh aksi militer terbuka di kawasan vital perdagangan energi. Serangan bersenjata yang melibatkan kedua negara menjadi penyebab utama kepanikan di sektor finansial.

Serangan di Selat Hormuz

Ketegangan bermula ketika militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap target-target milik Iran di dekat Selat Hormuz. Jalur perairan ini merupakan urat nadi transportasi minyak mentah dunia yang sangat krusial.

Aksi Balasan Iran

Merespons tindakan tersebut, Iran segera meluncurkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah fasilitas milik Amerika Serikat. Serangan balasan ini dilaporkan menghantam wilayah pangkalan atau instalasi AS yang berada di lima negara mitranya.

Berikut adalah wilayah yang menjadi target serangan balasan Iran menurut data referensi perdagangan:

  • Bahrain
  • Kuwait
  • Qatar
  • Yordania
  • Oman
Harga Minyak Dunia Melonjak! Konflik AS-Iran Ancam Selat Hormuz, Pasokan Energi Global Terancam | KONTAN TV

Dampak Konflik Timur Tengah Terhadap Ekonomi

Pengaruh ketegangan geopolitik ini tidak hanya dirasakan pada komoditas energi, melainkan juga mulai merembet ke sektor pergerakan aset lainnya. Para investor global kini mulai menyusun ulang strategi portofolio mereka menghadapi ketidakpastian ini.

Akibat reli minyak mentah yang terjadi, komoditas kelapa sawit atau CPO ikut mendapatkan dorongan sentimen positif di pasar komoditas nabati. Namun, kondisi sebaliknya justru terjadi pada instrumen aset aman atau safe haven.

Meskipun dampak konflik timur tengah terhadap ekonomi memicu kekhawatiran, harga emas dunia justru tercatat mengalami penurunan sebesar 1,2 persen ke level 4.070,98 dolar AS per ons di tengah dinamika pasar keuangan global yang bergejolak hari ini.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di kawasan Selat Hormuz dilaporkan kembali melambat secara drastis akibat risiko keamanan yang tinggi. Para pelaku pasar global terus memantau perkembangan situasi di Timur Tengah untuk mengantisipasi pergerakan harga energi pada sesi perdagangan berikutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed