Harga Minyak Dunia Naik di Atas 82 Dolar per Barel pada 11 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak dunia pada Selasa, 11 Agustus 2026, mengalami kenaikan signifikan dengan harga minyak mentah Brent menyentuh sekitar 87,81 dolar AS per barel dan minyak mentah WTI sekitar 82,35 dolar AS per barel. Kenaikan ini terjadi di tengah penurunan stok minyak strategis Amerika Serikat dan ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi pasar global.

Harga minyak mentah Brent naik 5,10% secara harian dan 31,79% secara tahunan, sementara harga minyak mentah WTI juga menunjukkan tren positif. Kenaikan harga minyak ini turut didorong oleh penurunan persediaan minyak mentah di Cadangan Minyak Strategis AS yang turun di bawah 300 juta barel, level terendah sejak 1983, menurut data terbaru.

Produksi minyak mentah beberapa negara utama juga mengalami penurunan pada pertengahan 2026, yakni Arab Saudi turun menjadi 6.637 ribu barel per hari dari 7.010 ribu, Amerika Serikat sekitar 13.714 ribu barel per hari, dan Rusia yang turun menjadi 9.826 ribu barel per hari. Kondisi ini menambah tekanan pada pasokan minyak global.

Stok Minyak AS dan Produksi Global

Penurunan stok minyak mentah AS menjadi faktor utama yang mendorong harga naik. Stok minyak di negara ini turun drastis sehingga memicu kekhawatiran akan kelangkaan pasokan. Selain itu, penurunan produksi di negara-negara produsen utama mengurangi pasokan minyak dunia, memperkuat tekanan kenaikan harga.

Ketidakpastian Geopolitik

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran turut memengaruhi harga minyak dunia. Konflik ini menimbulkan kekhawatiran gangguan pasokan dari wilayah strategis di Timur Tengah. Menurut laporan dari Liputan6, ketidakpastian perdamaian kedua negara mendorong pelaku pasar untuk menyesuaikan harga minyak secara signifikan.

Perkembangan Harga Minyak dalam Sejumlah Periode

PeriodeHarga Minyak Brent (USD/barel)Harga Minyak WTI (USD/barel)
9 Agustus 202678,81 (+0,80%)
10 Agustus 202687,81 (+5,10%)82,35
Per bulan terakhirNaik 10,36%
Per tahun terakhirNaik 31,79%Naik 23,22%

Dampak dan Proyeksi Harga Minyak

Harga minyak dunia diperkirakan akan terus mengalami kenaikan dengan proyeksi mencapai 80,23 dolar per barel pada akhir kuartal ketiga 2026 dan berpotensi menyentuh 93,05 dolar per barel dalam 12 bulan ke depan. Hal ini menjadi perhatian bagi pelaku industri energi dan pasar global.

"Penurunan stok minyak strategis AS menjadi indikasi langkanya pasokan dan berkontribusi pada kenaikan harga minyak dunia," ujar analis pasar dari seputarforex.org.

Selain itu, kebijakan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve AS juga dinilai berpengaruh terhadap harga minyak karena memengaruhi nilai dolar dan daya beli komoditas global.

Pergerakan harga minyak ini penting bagi konsumen dan pelaku industri karena berdampak pada biaya produksi dan harga energi di berbagai sektor. Oleh sebab itu, pemantauan harga minyak real-time diperlukan untuk mengantisipasi perubahan pasar yang cepat.

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Negosiasi AS-Iran Buntu - Zona Bisnis | METRO TV
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed