Harga Minyak Goreng Nasional Naik di 224 Daerah per Mei 2026

Smallest Font
Largest Font

Harga minyak goreng sawit di tingkat nasional mencatat tren kenaikan komoditas yang semakin meluas di ratusan wilayah Indonesia pada Jumat, 22 Mei 2026. Data pemantauan harga pangan menunjukkan pergerakan grafik yang terus merangkak naik, baik untuk kategori kemasan premium maupun jenis curah.

Kondisi ini dipicu oleh lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) nasional yang kini areanya semakin melebar. Kementerian dalam negeri mencatat wilayah yang mengalami kenaikan IPH minyak goreng bertambah signifikan dari pekan-pekan sebelumnya.

Berdasarkan laporan pemantauan nasional, pergerakan IPH untuk komoditas minyak goreng meluas hingga mencakup 224 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Jumlah wilayah tersebut mengalami lonjakan dari pencatatan pekan sebelumnya yang hanya bertengger di angka 207 kabupaten dan kota.

Penyebaran kenaikan harga ini menciptakan disparitas nilai jual yang sangat mencolok antarwilayah, terutama pada wilayah terpencil. Keterbatasan akses logistik dan rantai pasok dituding menjadi penyebab utama meroketnya harga komoditas utama dapur tersebut.

Data teranyar menunjukkan Kabupaten Intan Jaya menempati posisi teratas dengan harga eceran tertinggi mencapai Rp60.000 per liter. Wilayah terpencil lain seperti Kabupaten Pegunungan Bintang menyusul di angka Rp50.000 per liter, disusul Kabupaten Puncak Jaya yang bertengger pada level Rp42.000 per liter.

Update Terbaru Harga Minyak Goreng Hari Ini dan Penyebab Perubahan Harga di Pasaran | tvOneNews

Rincian Perbandingan Nilai Jual Komoditas

Untuk area di luar wilayah terpencil atau pada rata-rata nasional, pergerakan harga merangkak naik secara perlahan namun konsisten. Minyak goreng sawit kemasan premium saat ini menyentuh angka Rp21.923 per liter setelah mengalami rentetan kenaikan harian dan mingguan.

Nilai jual premium tersebut tercatat naik sebesar 0,16 persen jika disandingkan dengan periode akhir pekan lalu yang berada di angka Rp21.889. Jika ditarik lebih jauh ke periode sepekan sebelumnya, komoditas ini sudah naik 0,77 persen dari harga awal Rp21.755 per liter.

Sementara itu, kategori minyak goreng sawit curah juga tidak luput dari tren penguatan ekosistem pasar harian. Harga minyak curah rata-rata nasional kini berada pada level Rp19.556 per liter, menguat 0,07 persen dari posisi sebelumnya yang sempat tertahan di angka Rp19.542.

Berikut adalah tabel perincian perbandingan harga komoditas minyak goreng berdasarkan data pergerakan nasional terbaru:

Daftar Harga Rata-Rata Minyak Goreng Nasional Mei 2026
Jenis KomoditasHarga Terbaru (per Liter)Kenaikan Harian (%)Kenaikan Mingguan (%)
Minyak Goreng Kemasan PremiumRp21.9230,16%0,77%
Minyak Goreng Sawit CurahRp19.5560,07%

Tuntutan Pengendalian Distribusi Domestik

Merespons situasi pasar yang kian memberatkan konsumen harian, sejumlah pihak legislatif mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah taktis. Pembenahan lini distribusi nasional dipandang mendesak guna meredam laju inflasi bahan pangan pokok.

Anggota DPR RI menegaskan bahwa otoritas terkait harus segera melakukan mitigasi komprehensif atas meroketnya harga bahan pokok ritel. Pengawasan ketat pada sektor hulu hingga hilir menjadi kunci utama menstabilkan grafik perdagangan domestik.

"Harga komoditas yang kian meroket ini harus segera dikendalikan. Pemerintah wajib melakukan mitigasi cepat agar gejolak harga tidak mengganggu daya beli masyarakat luas," tulis laporan resmi DPR RI dalam rilisnya terkait evaluasi harga pangan nasional.

Langkah stabilisasi pasokan diperkirakan akan menjadi fokus utama jajaran instansi pangan dalam beberapa waktu ke depan. Pemantauan berkala di level pasar tradisional dan modern terus diintensifkan demi mencegah penimbunan stok oleh oknum spekulan.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Hingga saat ini, operasi pasar murah di beberapa titik wilayah mulai dijajaki oleh pemerintah daerah sebagai opsi instan penyeimbang harga. Fokus utama penanganan diarahkan untuk menekan laju kenaikan IPH di wilayah kabupaten yang menjadi episentrum kelangkaan pasokan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed