Harga Nikel Menguat Tipis ke Level USD16.913 per Ton Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Harga nikel di pasar komoditas internasional menguat tipis ke level USD16.913,04 per ton pada Kamis (3/9/2026). Pergerakan harga logam industri ini mencatatkan kenaikan harian sekitar 0,16 persen hingga 1,32 persen dibandingkan hari sebelumnya, di tengah dinamika pasokan global dan pengetatan kuota produksi tambang di Indonesia.

Meskipun menguat secara harian, pergerakan harga nikel selama sebulan terakhir masih terkoreksi antara 1,33 persen hingga 1,83 persen. Kendati demikian, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, harga komoditas ini tetap mencatatkan tren positif dengan kenaikan sekitar 10,46 persen hingga 10,89 persen.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Dinamika Pasokan dan Kebijakan Kuota Tambang

Pengetatan kebijakan pasokan domestik di Indonesia menjadi salah satu faktor utama yang menahan kejatuhan harga lebih dalam. Pemerintah Indonesia memperkirakan kuota penambangan nikel untuk tahun 2026 akan turun menjadi 260 juta hingga 270 juta ton. Angka ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan kuota tahun 2025 yang mencapai 379 juta ton.

Dampak Terhadap Impor Bijih dan Respon Produsen

Penurunan kuota produksi dalam negeri mendorong lonjakan permintaan impor bijih nikel dari luar negeri. Sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, Indonesia tercatat mengimpor 11,4 juta ton bijih nikel dari Filipina. Volume impor tersebut meningkat pesat dibanding periode tahun sebelumnya yang mencatatkan angka 6,82 juta ton.

Jika Kuota Produksi Nikel Dibatasi, Smelter “Terpaksa” Impor Bijih Nikel | CNBC Indonesia

Di sisi lain, tekanan persediaan global masih membayangi pergerakan harga. Stok nikel di gudang London Metal Exchange (LME) tercatat mencapai 268.314 ton pada akhir Agustus 2026. Guna meredam potensi oversupply, sejumlah produsen global saat ini tengah mempertimbangkan pemotongan volume produksi High-Pressure Acid Leach (HPAL) hingga sekitar 30 persen.

Sepanjang perjalanan perdagangan tahun 2026, instrumen kontrak berjangka nikel (NI1/USD) bergerak cukup{ "title": "Harga Nikel Menguat ke Level USD 16.913 per Ton Hari Ini", "title_slug": "harga-nikel-menguat-ke-level-usd-16913-per-ton-hari-ini", "description": "Harga nikel hari ini 3 September 2026 menguat ke level USD 16.913 per ton dipicu pengetatan kuota tambang Indonesia.", "keywords": "harga nikel hari ini, berapa harga nikel sekarang, prediksi harga nikel 2026, pengaruh kuota penambangan nikel, kontrak berjangka nikel", "tags": "harga nikel, komoditas, tambang nikel, LME, energi hijau", "thumbnail": "Tumpukan bijih nikel dan alat berat di area pertambangan terbuka dengan latar langit cerah", "thumbnail_alt": "Aktivitas penambangan bijih nikel di area tambang terbuka", "thumbnail_caption": "Aktivitas penambangan dan komoditas nikel di tengah dinamika pasar global.", "thumbnail_keywords": "tambang nikel indonesia bijih komoditas", "content": "

Harga nikel di pasar komoditas global mencatatkan penguatan tipis pada perdagangan Kamis (3/9/2026). Kontrak berjangka nikel NI1/USD ditutup di level USD 16.913,04 per ton, naik sekitar 0,16% hingga 1,32% dibandingkan hari sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh kekhawatiran mengetatnya pasokan bijih dari Indonesia akibat pemangkasan kuota penambangan nasional.

Pergerakan harga hari ini menempatkan logam industri tersebut dalam rentang harian yang terbilang stabil dengan volatilitas sekitar 0,11%. Sepanjang tahun 2026, harga nikel bergerak cukup dinamis di kisaran USD 14.224,38 hingga level tertinggi tahunan mencapai USD 19.982,18 per ton. Angka ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa sebesar USD 54.050 per ton yang tercatat pada Mei 2007.

Faktor Pendorong Dinamika Pasar Nikel

Penguatan harga dalam beberapa hari terakhir tidak lepas dari kebijakan tata kelola pertambangan di Indonesia selaku produsen terbesar dunia. Banyak pelaku pasar melontarkan pertanyaan seperti "bagaimana pengaruh kuota penambangan nikel" terhadap rantai pasok manufaktur baterai dan baja nirkarat global.

Pengetatan Kuota Penambangan Indonesia

Pemerintah Indonesia memperkirakan kuota penambangan nikel (RKAB) untuk tahun 2026 turun menjadi 260–270 juta ton. Angka tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan realisasi kuota tahun 2025 yang mencapai 379 juta ton. Penurunan kuota domestik ini memaksa sejumlah smelter memperluas impor bahan baku.

Data perdagangan menunjukkan Indonesia telah mengimpor 11,4 juta ton bijih nikel dari Filipina pada periode Januari hingga Juli 2026. Jumlah tersebut melonjak tajam dari periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 6,82 juta ton.

Jika Kuota Produksi Nikel Dibatasi, Smelter “Terpaksa” Impor Bijih Nikel | CNBC Indonesia

Kondisi Persediaan dan Tindakan Produsen

Di sisi lain, pasokan fisik di bursa internasional masih terhitung melimpah. Persediaan nikel yang terdaftar di Bursa Logam London (LME) tercatat mencapai 268.314 ton pada akhir Agustus 2026. Melimpahnya stok ini menahan laju kenaikan harga agar tidak melambung terlalu tinggi.

Menanggapi situasi marjin yang tertekan, sejumlah produsen mulai mempertimbangkan langkah efisiensi teknis. Beberapa pengolah nikel saat ini sedang mengkaji rencana pemotongan produksi High-Pressure Acid Leach (HPAL) hingga sekitar 30% guna menyeimbangkan pasokan pasar.

Performa Historis dan Ringkasan Harga

Meskipun menguat pada perdagangan harian, performa nikel selama sebulan terakhir tercatat mengalami koreksi tipis antara 1,33% hingga 1,83%. Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, harga saat ini masih membukukan kenaikan berkisar 10,46% hingga 10,89%.

Tabel Pergerakan Harga Nikel (NI1/USD) per 3 September 2026
Indikator PasarNilai / Catatan
Harga Hari Ini (3 September 2026)USD 16.913,04 per ton
Perubahan Harian+0,16% – +1,32%
Volatilitas Harian0,11%
Harga Tertinggi Tahun Ini (2026)USD 19.982,18 per ton
Rentang Harga 52 MingguUSD 14.224,38 – USD 19.982,18
Stok Nikel LME (Agustus 2026)268.314 ton
Estimasi Kuota Tambang RI 2026260–270 juta ton

Pertanyaan publik mengenai "berapa harga nikel sekarang" serta pergerakannya di bursa berjangka terus menjadi sorotan para pelaku industri otomotif dan energi. Pelaku pasar kini memantau secara ketat realisasi pemotongan produksi HPAL serta ketegasan implementasi kuota tambang Indonesia hingga akhir kuartal ketiga tahun ini.

Informasi ini bersifat editorial dan merupakan data perkembangan pasar komoditas. Harga nikel dan instrumen komoditas berjangka dapat berfluktuasi sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar global.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed