IDAI Ingatkan Orang Tua Beri Pertolongan Pertama pada Keracunan Makanan Anak

Smallest Font
Largest Font

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan orang tua untuk segera memberikan pertolongan pertama saat anak diduga mengalami keracunan makanan guna mencegah dehidrasi akibat kehilangan cairan, Jumat (11/9/2026), dilansir dari Detik Health.

Dr dr Yogi Prawira, Sp A, Subsp. ETIA(K), Ketua UKK Emergensi dan Terapi Intensif Anak IDAI, menyarankan orang tua menghentikan pemberian makanan yang dicurigai sebagai penyebab keracunan dan menyimpan sisa makanan tersebut untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selanjutnya, anak disarankan diberikan oralit secara bertahap dalam porsi kecil untuk mencegah dehidrasi yang lebih parah.

"Muntah bukan alasan menghentikan cairan, Tapi kita bisa small frequent. Porsi kecil, tapi sedikit-sedikit. Dan gunakan oralit yang formulanya sudah dihitung.

Jadi jangan kita membuat formula sendiri. Karena kadang-kadang kalau perbandingan tidak sesuai, maka tidak bisa diserap," ujar dr Yogi.

Pemberian ASI dan makanan tetap dianjurkan sesuai kemampuan anak tanpa harus mempuasakan untuk mempercepat penyembuhan. Setelah muntah berkurang, makanan lunak seperti bubur, pisang, atau roti dapat diberikan dalam porsi kecil.

Anak juga perlu cukup istirahat, dan orang tua disarankan memantau frekuensi buang air kecil sebagai tanda awal dehidrasi.

Dr Yogi menegaskan bahwa anjuran menghindari susu sering disalahartikan sebagai penghentian menyusui. "Kalau ASI (air susu ibu), tidak pernah kita hentikan dalam kondisi apapun. Kecuali kasus-kasus yang sangat khusus.

Tapi kalau kita bicara KLB seperti ini, tidak. Yang kita batasi adalah susu sapi. Kalau teh, kopi pada anak, memang itu tidak boleh diberikan," lanjutnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed