IHSG Ditutup Melemah 0,47 Persen akibat Aksi Profit Taking
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia ditutup melemah 0,47 persen atau turun 31,41 poin ke posisi 6.636,48 pada perdagangan Jumat (4/9/2026) sore akibat aksi ambil untung investor menjelang akhir pekan.
Pelemahan ini terjadi di tengah bursa kawasan Asia yang mayoritas menguat. Sepanjang pekan, pergerakan IHSG tercatat cukup fluktuatif namun masih mencatatkan penguatan sebesar 1,82 persen yang salah satunya dipengaruhi sentimen rebalancing MSCI efektif awal September 2026.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia pada Jumat sore, transaksi saham mencapai Rp14,99 triliun dengan volume 34,27 miliar lembar saham. Indeks LQ45 turut merosot 0,78 persen ke posisi 657,59, dengan delapan sektor melemah dipimpin sektor teknologi yang turun 1,02 persen.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas menilai dinamika pasar saat ini dipengaruhi oleh langkah para pelaku pasar yang memilih bersikap waspada menjelang penutupan pekan perdagangan.
"Kehati-hatian pasar seiring dengan sentimen pasar juga dibayangi aksi profit taking jelang akhir pekan ini," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya.
Nico menambahkan bahwa kepercayaaan investor domestik sempat menguat seiring transisi kepemimpinan di Bank Indonesia. Selain itu, sentimen global juga didukung oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan suku bunga acuan bank sentral Serikat AS (The Fed).
Di tingkat regional, indeks Nikkei Jepang menguat 1,28 persen ke 65.034,00 dan Hang Seng Hong Kong naik 1,74 persen ke 25.650,87. Sementara itu, pelaku pasar domestik pekan depan masih menantikan rilis data cadangan devisa, Indeks Keyakinan Konsumen Agustus 2026, serta penjualan ritel Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow