IHSG Menguat Didukung Saham Unggulan dan Aksi Tender Astra International

Smallest Font
Largest Font

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,11% ke level 6.525,48 pada perdagangan Senin, 31 Agustus 2026, didorong oleh kenaikan beberapa saham unggulan di pasar modal Indonesia, dilansir dari Detik Finance.

Beberapa saham yang menopang pergerakan IHSG antara lain BBRI naik 1,88%, ADRO menguat 6,37%, dan EMAS bertambah 3,23%. Namun, saham BYAN turun 3,43%, AMMN melemah 1,81%, dan SRAJ terkoreksi 4,86%.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih mencapai Rp710,56 miliar di pasar reguler dan Rp434,25 miliar secara keseluruhan. Dari 11 sektor saham, delapan sektor berakhir di zona hijau dengan sektor Industrials naik 1,46%, sedangkan sektor Healthcare turun 1,66%.

Pergerakan pasar global juga menjadi perhatian dengan Dow Jones turun 0,70%, S&P 500 melemah 0,33%, dan Nasdaq turun 0,12%. Tekanan jual asing pasca rebalancing MSCI Agustus 2026 juga terjadi pada saham CPIN yang mencatat net sell Rp681,76 miliar di pasar reguler.

PT Astra International Tbk (ASII) mengumumkan aksi Penawaran Tender Sukarela pada 31 Agustus 2026 untuk menambah kepemilikan saham di PT Astra Otoparts Tbk (AUTO). ASII berencana membeli maksimal 238,44 juta saham AUTO atau 4,94% dari modal ditempatkan dan disetor dengan harga Rp3.600 per saham, menggunakan kas internal perseroan.

ASII saat ini memiliki sekitar 3,86 miliar saham AUTO atau 80% kepemilikan. Jika seluruh saham tender terserap, kepemilikan ASII akan meningkat menjadi 84,94% dengan porsi publik menjadi 15,05%.

PT Phapros Tbk (PEHA) membukukan laba bersih Rp14,97 miliar pada semester I 2026, meningkat signifikan dari Rp2,45 miliar tahun sebelumnya. Kenaikan laba sejalan dengan pertumbuhan penjualan bersih 5,37% menjadi Rp482,85 miliar dan peningkatan margin laba kotor dari 48,0% menjadi 50,4%.

PEHA juga menyiapkan produk serbuk obat antiinflamasi nonsteroid untuk terapi dental yang ditargetkan rilis pada kuartal IV 2026. Ekspor produk mereka terus berkembang ke berbagai negara dengan target penjualan ekspor Rp5 miliar pada semester II 2026.

PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) membuka cabang kedua di Surabaya Barat pada 29 Agustus 2026 setelah cabang Surabaya Timur penuh kapasitas. Ekspansi ini didukung belanja modal Rp5,8 miliar dengan sewa lahan selama 12 tahun dan diproyeksikan memberikan kontribusi 10,50% terhadap pendapatan konsolidasi akhir 2026.

KAQI juga melihat peluang pertumbuhan dari layanan kendaraan listrik dan menjajaki bisnis B2B dengan bank pembangunan daerah di Jawa Timur untuk pengelolaan armada operasional.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed