IHSG Menguat Tipis 0,11 Persen pada Perdagangan Akhir Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berhasil mengakhiri perdagangan bulan kedelapan di zona hijau dengan kenaikan tipis 0,11 persen atau 7,36 poin ke level 6.525,48 pada Senin (31/8/2026).

Kenaikan di hari terakhir Agustus tersebut mengukuhkan performa bulanan IHSG yang tumbuh 4,64 persen, meskipun secara tahunan atau sejak awal tahun masih terkoreksi sebesar 24,53 persen.

Aktivitas perdagangan mencatatkan perputaran volume sebanyak 51,34 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp25,02 triliun, melonjak sekitar 60 persen dibandingkan rata-rata transaksi harian pekan sebelumnya yang berada di angka Rp15,57 triliun. Frekuensi transaksi saham di bursa tercatat mencapai 2,39 juta kali.

Penguatan indeks disokong oleh kenaikan 392 saham, sementara 233 saham mengalami penurunan harga dan 166 saham lainnya bergerak stagnan. Sektor perindustrian memimpin penguatan delapan sektor sebesar 1,46 persen, diikuti sektor energi yang melejit 1,12 persen, sektor keuangan naik 0,67 persen, serta sektor infrastruktur menguat 0,64 persen. Sebaliknya, tiga sektor menahan penguatan indeks dengan sektor kesehatan mencatat penurunan terdalam hingga 1,66 persen.

Di tengah pergerakan indeks yang menguat, investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp434,22 miliar di seluruh pasar. Tekanan jual asing berpusat di pasar reguler dengan nilai mencapai Rp710,56 miliar, sedangkan pasar tunai dan negosiasi mencatatkan beli bersih asing sebesar Rp276,34 miliar.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi perburuan utama asing dengan nilai beli bersih tertinggi sebesar Rp371,3 miliar, disusul PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp261,2 miliar dan PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) Rp135 miliar. Kenaikan tertinggi di jajaran indeks LQ45 dipimpin oleh PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) yang melonjak 6,59 persen, diikuti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) 6,37 persen, dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) 5,87 persen.

Sementara itu, aksi lepas saham oleh asing paling banyak terjadi pada PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dengan nilai jual bersih Rp681,9 miliar, PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp189,4 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp129,4 miliar. Koreksi terdalam di indeks LQ45 dialami oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melorot 6,35 persen, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) turun 5,15 persen, serta PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) terkikis 4,40 persen.

Transaksi terbesar di lantai bursa diraih PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp1,49 triliun dengan harga stagnan di level Rp6.475 per lembar, serta CPIN senilai Rp1,41 triliun yang harganya tertekan 2,61 persen ke posisi Rp2.980 per lembar.

Analis Phintraco Sekuritas menilai pergerakan terbatas pasar dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, seperti arah kebijakan suku bunga The Fed yang cenderung tertahan tinggi, pergerakan harga emas dunia, dan eskalasi geopolitik di Timur Tengah.

Selain faktor global, pelaku pasar juga mencermati penyesuaian bobot portofolio terkait rebalancing indeks MSCI yang efektif setelah penutupan perdagangan akhir bulan ini.

Ditinjau secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai masih bertahan di atas kurva Moving Average 5 (MA5) dengan indikator Stochastic RSI yang memperlihatkan potensi pembalikan arah di area pivot.

“Namun histogram positif MACD melemah. Sehingga diperkirakan IHSG akan berkonsolidasi pada kisaran level 6.450-6.570 pada perdagangan Selasa (1/9),” jelas analis Phintraco Sekuritas.

Pergerakan bursa saham di kawasan emerging market Asia Pasifik bergerak bervariasi. Indeks KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan sebesar 0,46 persen dan SET Thailand menguat 0,29 persen, sedangkan FBMKLCI Malaysia turun 0,91 persen, PCOMP Filipina melemah 0,80 persen, dan TWSE Taiwan terkoreksi 0,44 persen.

Pada pasar valuta asing, nilai tukar rupiah tercatat melemah 0,16 persen terhadap dolar AS, seiring depresiasi mata uang domestik yang telah mencapai 6,25 persen sejak awal tahun 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed