IPB University Salurkan 1,27 Ton Bantuan Kemanusiaan ke NTT
IPB University menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 1,27 ton untuk warga terdampak bencana di Nusa Tenggara Tenggara (NTT), Jumat (11/9/2026). Logistik yang dikirimkan mencakup 6.350 paket nasi steril siap makan hasil inovasi dosen kampus tersebut, sebagaimana dilansir dari Detikcom.
Rektor IPB Dr Alim Setiawan Slamet menyampaikan pengerahan bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial dari seluruh civitas akademika terhadap para korban bencana di wilayah NTT.
"Pada hari ini, kita mengirimkan sebanyak 6.350 paket nasi steril siap makan. Ini merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan oleh Dr Tjahja Muhandri (dosen Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan)," ujar Alim Setiawan Slamet.
Pengiriman bantuan disalurkan langsung ke dua titik wilayah, yaitu Desa Salama di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, serta Kelurahan Kota di Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan penyaluran ini turut melibatkan Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni (ARM-HA) IPB University.
"Pada kesempatan ini, kita dapat bersama-sama melepas bantuan kemanusiaan bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT," ucapnya.
Inovasi nasi steril buatan dosen IPB dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pangan darurat karena mampu bertahan hingga durasi satu tahun. Sebelum penyaluran ke NTT, IPB juga tercatat telah mendistribusikan 54 ribu paket nasi serupa untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir tahun lalu.
Direktur Pengembangan Masyarakat Agromaritim IPB University Dr Handian Purwawangsa menjelaskan bahwa paket nasi steril tersebut dikemas dalam kantong pouch berukuran 150 hingga 200 gram yang setara dengan satu porsi makan dewasa. Produk ini disajikan dalam beragam varian menu seperti nasi liwet, nasi kuning, nasi ayam jeruk purut, nasi uduk, hingga nasi goreng agar praktis dikonsumsi di lokasi bencana.
Selain makanan, pengiriman logistik senilai total Rp 40 juta tersebut dilengkapi tiga unit mesin penjernih air dan dua mesin reverse osmosis (RO). Bantuan perangkat air bersih ini terealisasi atas kerja sama ARM IPB, Persatuan Golf Alumni IPB, Yayasan Satu Umat, serta donasi dari kalangan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan masyarakat.
"Bantuan akan dikirim secara estafet melalui jalur yang memungkinkan, baik darat maupun udara, dengan target tiba di lokasi terdampak maksimal satu minggu," kata Alim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow