Iran Serang Pangkalan AS di Yordania dan Peringatkan Awak Kapal di Teluk
Militer Iran melancarkan serangan rudal balistik ke Pangkalan Udara Muwaffaq al-Salti di Yordania dan memperingatkan awak kapal tanker di pelabuhan Kuwait dan Bahrain untuk segera meninggalkan kapal mereka setelah serangan AS terhadap kapal tanker Iran.
Serangan militer AS sebelumnya menargetkan dan menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran sebagai balasan atas serangan rudal Iran ke kapal perang Angkatan Laut AS dalam dua hari terakhir, menurut Komando Pusat AS (CENTCOM).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merilis peringatan kepada awak kapal tanker di sekitar pelabuhan Kuwait dan Bahrain agar segera meninggalkan kapal karena potensi serangan. IRGC menyebut serangannya terhadap pangkalan AS di Yordania sebagai "operasi penghukuman" atas serangan AS.
Serangan Iran di pangkalan Yordania menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah pesawat militer AS, termasuk sekitar delapan jet tempur F-15 yang mengalami kerusakan ringan dan dapat kembali beroperasi, serta satu pesawat A-10 Thunderbolt yang kehilangan salah satu sayapnya, menurut laporan CBS News.
Laporan lain menyebutkan total 10 jet tempur AS mengalami kerusakan fatal akibat serangan rudal balistik Iran, termasuk satu A-10C Warthog yang hancur dan sembilan F-15 yang rusak berat akibat serpihan munisi kluster. Citra satelit menunjukkan kerusakan masif pada hanggar pesawat di pangkalan tersebut.
Pasukan AS dan Yordania menembakkan lebih dari 30 rudal Patriot untuk menghadang serangan, tapi sistem pertahanan tersebut gagal sepenuhnya mencegah rudal Iran menembus pertahanan dan menghancurkan aset udara utama AS di pangkalan tersebut. Operasi pencegatan ini memakan biaya sekitar US$126 juta dalam satu malam.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow