Penggunaan Kamera Pengenal Pelat Nomor Pengaruhi Minat Beli Rumah di AS

Smallest Font
Largest Font

Kamera pengenal pelat nomor kendaraan yang dipasang oleh asosiasi pemilik rumah di Amerika Serikat mulai mempengaruhi keputusan calon pembeli rumah. Fenomena ini muncul karena kekhawatiran terkait privasi dan keamanan di lingkungan perumahan.

Lebih dari 200 asosiasi pemilik rumah telah menggunakan kamera Flock Safety yang memotret kendaraan dan mencatat nomor pelat, merek, model, warna, serta ciri khusus kendaraan. Data tersebut disimpan di sistem cloud yang bisa diakses untuk identifikasi kendaraan tertentu, menurut laporan Detikcom.

Beberapa calon pembeli membatalkan kunjungan mereka setelah mengetahui adanya kamera tersebut di pintu masuk perumahan, seperti yang diungkapkan seorang broker properti di forum agen real estat Reddit.

"Baru saja ada pembeli yang membatalkan kunjungan karena HOA memiliki kamera Flock di kedua pintu masuk, termasuk salah satunya di dekat kolam renang," tulis broker itu.

Broker tersebut menegaskan bahwa pengalamannya itu benar adanya.

"Ya, ini benar. Saya brokernya. Saya menjadwalkan kunjungan dan pembeli membatalkannya setelah mereka memberi tahu saya mengenai hal tersebut," ujarnya.

Calon pembeli kini menggunakan peta komunitas khusus untuk mencari lokasi kamera sebelum mengunjungi properti, karena informasi kontrak pengawasan tidak selalu tercantum dalam dokumen HOA.

Kamera Flock Safety menggunakan tenaga surya dan teknologi pengenalan gambar untuk merekam dan menyimpan data kendaraan, termasuk waktu kendaraan terekam. Data tersebut juga dapat menandai kendaraan yang berkaitan dengan daftar kendaraan curian atau yang sedang diselidiki polisi.

Masalah muncul terkait siapa saja yang dapat mengakses data tersebut. Beberapa HOA berbagi data dengan ribuan lembaga penegak hukum di berbagai wilayah AS, bukan hanya kepolisian lokal. Durasi penyimpanan data juga bervariasi, ada yang hingga 30 hari atau lebih.

Penolakan terhadap kamera ini juga terjadi di Saranac Lake, New York, di mana warga memprotes pemasangan belasan kamera dengan pembaca pelat nomor.

Seorang warga menyatakan, "Masalah yang saya miliki bukan dengan kamera keamanan. Masalahnya langsung dengan sistem Flock. Siapa pun dan ibunya bisa dengan mudah mengakses database ini. Cara data tersebut dibagikan dengan begitu mudah benar-benar tidak konstitusional," katanya kepada Detikcom.

Warga lain, Sandra Kalinowski, berpendapat, "Kamera-kamera ini tidak akan membuat kita aman."

David Lynch bahkan meminta pencabutan kamera tersebut.

"Pertama, saya percaya kamera-kamera ini saat ini melanggar kebijakan Departemen Kepolisian Saranac Lake. Kedua, saya percaya publik telah disesatkan mengenai akses Flock terhadap data kita. Permintaan saya malam ini adalah agar kamera-kamera ini dicabut," ujarnya.

Dewan kota akhirnya membatalkan kontrak dengan sistem Flock Safety dengan suara 4-1.

Aurora White, anggota dewan yang mendorong pembatalan, mengatakan, "Kami tidak memiliki keahlian untuk menjadi pengelola data ini dengan baik," mengkritik pengelolaan data yang dihasilkan sistem tersebut.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed