Kebakaran Hanguskan Gudang Dealer BYD BSD Tangerang
Kebakaran melanda gudang penyimpanan di bagian belakang dealer Arista BYD BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (25/5/2026) siang yang sempat memicu kepulan asap hitam pekat dan kemacetan lalu lintas.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran beserta tujuh personel setelah menerima laporan langsung dari warga dan staf kantor ke Pos Damkar BSD.
Sekretaris BPBD Kabupaten Tangerang Irwan Hengki menjelaskan bahwa petugas langsung bergerak melakukan tindakan pemadaman intensif semenjak tiba di lokasi kejadian perkara pada pukul 13.15 WIB.
"Anggota menerima laporan langsung ke Pos Damkar BSD dari warga atau staf kantor BYD terkait adanya kebakaran di showroom tersebut," ujar Irwan Hengki, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.
Pihak petugas pemadam kebakaran berhasil menyelesaikan operasi penjinakan api secara keseluruhan hingga situasi dipastikan aman pada pukul 15.30 WIB, dengan estimasi kerugian materiil mencapai Rp 500 juta.
"Tim kami langsung melakukan pemadaman di lokasi," kata Irwan Hengki, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang.
Manajemen PT BYD Motor Indonesia memastikan kobaran api berhasil ditangani secara cepat dan menegaskan insiden operasional ini sama sekali tidak melibatkan unit kendaraan listrik ataupun komponen baterai EV.
"Kejadian tersebut telah ditangani dengan cepat, dan saat ini asap sudah sepenuhnya padam," kata Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan.
Kerusakan akibat musibah ini hanya terbatas pada fasilitas pergudangan logistik non-kendaraan di area belakang showroom yang menampung tumpukan dokumen sisa tak terpakai serta alat kemasan.
"Area yang terdampak berada di bagian gudang penyimpanan belakang showroom, khususnya material yang berbahan kertas dan kardus," ujar Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Pihak manajemen mengonfirmasi operasional pengamanan pasca-insiden berjalan sesuai prosedur standar keselamatan kerja tanpa adanya laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa di tempat kejadian.
"Saat ini penyebab utama masih dalam proses investigasi lebih lanjut oleh pihak terkait. Namun yang terpenting, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," sambung Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relations PT BYD Motor Indonesia.
Perusahaan otomotif tersebut juga melangsungkan pemeriksaan awal di lokasi guna mencari tahu pemicu awal timbulnya percikan api sekaligus berterima kasih atas respons cepat tim pemadam kebakaran dan kepolisian.
"Kami sudah cek dan investigasi, pertama memang ada kondisi asap yang keluar dari gudang penyimpanan yang basic-nya itu adalah kertas dan kardus," ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Company Motor Indonesia.
Struktur bangunan utama penjualan mobil dipastikan tidak mengalami efek kerusakan yang signifikan akibat kebakaran yang sempat terekam dalam video warga dan viral di media sosial tersebut.
"Tidak berlangsung lama, tidak ada efek secara signifikan kepada bangunan, hanya mungkin bekas kardus dan kertas ini saja, dan tidak ada korban jiwa sama sekali," ucap Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Company Motor Indonesia.
Manajemen internal kini tengah mendalami penyelidikan komprehensif untuk memastikan faktor penyebab utama munculnya api di dalam ruang logistik tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kami sedang cari tahu bagaimana bisa ada percikan api yang muncul dari situasi di gudang penyimpanan tersebut," kata Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Company Motor Indonesia.
Pihak BYD Motor Indonesia langsung memberikan instruksi kepada seluruh jaringan manajemen diler setelah peristiwa ini terjadi untuk memperketat standar pengamanan dan keselamatan kerja di area pergudangan.
"Oh tentunya tidak (karena mobil listrik atau baterai). Memang setelah kejadian itu kami mengingatkan kembali kepada seluruh manajemen diler untuk betul-betul menjaga safety dari gudang-gudang penyimpanan," kata Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Company Motor Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow