Kebutuhan Listrik Data Center Dorong Pertumbuhan Kinerja Cikarang Listrindo

Smallest Font
Largest Font

PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) memperkirakan pemulihan kinerja keuangan pada semester II-2026 yang didorong oleh lonjakan permintaan listrik dari industri data center serta pemulihan total pasokan gas untuk penjualan ke PLN sejak April 2026.

Permintaan dari segmen data center menjadi motor utama pertumbuhan perseroan dengan kontribusi mencapai 60 persen dari total tambahan permintaan pelanggan industri pada semester I-2026. Hingga paruh pertama tahun ini, pendapatan POWR tumbuh 1,3 persen secara tahunan menjadi 275 juta dolar AS, didukung kenaikan pelanggan industri sebesar 7,8 persen meski penjualan ke PLN sempat turun 37,4 persen akibat kendala pasokan gas.

Analis Indo Premier Sekuritas Aurelia Barus menyoroti normalisasi pasokan bahan bakar dari PGAS dan Pertamina EP sebagai katalis penting pemulihan bisnis perseroan.

"Masalah pasokan gas telah sepenuhnya terselesaikan pada April 2026, sehingga normalisasi pasokan diperkirakan mulai tercermin pada kuartal III-2026," ujar Aurelia Barus, Analis Indo Premier Sekuritas.

Kapasitas data center yang terkontrak hingga semester I-2026 mencapai 274 megawatt (MW), naik 47 MW dibanding akhir 2025. Manajemen memasang target kapasitas listrik data center sebesar 303 MW pada 2026 dan 385 MW pada 2027, serta diproyeksikan menyumbang sekitar 20 persen konsumsi pelanggan industri pada 2030 dengan total 447 MW.

Aurelia Barus menambahkan bahwa manajemen masih menerima banyak permintaan baru dari sektor data center yang berpotensi melampaui target saat ini.

"Permintaan data center yang terus meningkat memberikan potensi kenaikan terhadap target saat ini. Berdasarkan diskusi kami dengan manajemen, masih terdapat sejumlah inquiry tambahan dari sektor data center," kata Aurelia Barus, Analis Indo Premier Sekuritas.

Perseroan memiliki ruang ekspansi yang kuat untuk menambah kapasitas pembangkit listrik berbasis gas, didukung posisi utang sebesar 343 juta dolar AS, kas 124 juta dolar AS, serta investasi 174 juta dolar AS hingga semester I-2026. Dari sisi pasar modal, saham POWR ditutup pada level Rp995 per saham pada Jumat (11/9/2026), seiring konsistensi pembagian dividen dengan payout ratio historis di kisaran 73 hingga 96 persen.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed