Kecelakaan Maut Tol Malang-Pandaan Tewaskan Lima Warga Surabaya
Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan mobil Honda CR-V dan truk Mitsubishi Fuso di Kilometer 71/B ruas Tol Malang-Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (15/7/2026) malam, mengakibatkan lima orang penumpang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka berat. Insiden tragis ini diduga dipicu oleh pengemudi mobil SUV bernomor polisi L-1720-CAY yang mengalami kondisi tertidur sesaat atau micro sleep, sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengonfirmasi bahwa seluruh korban tewas merupakan satu keluarga yang berasal dari Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
"(Truk) mogok di bahu jalan sebelah kiri jalur dari arah Malang ke Surabaya," kata Joko saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
Pihak kepolisian melaporkan total kerugian materiil akibat peristiwa benturan keras ini diperkirakan mencapai Rp51 juta dengan kondisi mobil CR-V mengalami kerusakan parah pada bodi depan serta bagian atap yang ringsek. "Kami imbau kepada para pengguna jalan tol agar selalu patuhi peraturan lalu lintas," kata Hendrix melalui pesan singkat yang diterima ANTARA di Pasuruan, Kamis.
Kepala Sat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana mengingatkan para pengendara untuk saling menghormati pengguna jalan lain demi meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas. Hendrix juga meminta masyarakat agar segera memanfaatkan fasilitas tempat istirahat atau rest area yang tersedia apabila mulai merasakan kantuk atau kelelahan selama berkendara.
"Pengemudi mobil diduga mengalami kurang konsentrasi karena mengantuk atau micro sleep sehingga kendaraan oleng ke kiri, menabrak guardrail, kemudian terpental dan menghantam bagian belakang truk Mitsubishi Fuso yang berhenti di bahu jalan," kata Firman. Panit Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim IV Ipda Firman menjelaskan bahwa benturan tersebut merusak kabin kemudi dan area penumpang secara masif, sementara truk yang terparkir mengalami kerusakan penyok pada bumper belakang kanan. Korban meninggal di lokasi kejadian adalah pengemudi berinisial I (37) bersama tiga penumpang wanita dewasa berinisial H (42), H (40), dan M (27), sedangkan seorang balita berinisial WP (3) meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Sehat Medika Pandaan.
Empat korban yang mengalami luka berat di antaranya adalah tiga orang anak berinisial QJ (8), ZH (12), dan WPC (2) yang merupakan saudara kembar dari korban meninggal dunia, serta seorang remaja perempuan berinisial UH (19).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow