Keluarga Luruskan Pekerjaan Susanah yang Disebut Prabowo dalam Pidato
Keluarga Susanah (38), warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, meluruskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Susanah bekerja sebagai buruh harian pengupas bawang saat pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD, Jumat (14/8/2026).
Prabowo sebelumnya menyebut Susanah sebagai pengupas bawang berupah Rp 700.000 per kilogram, namun pihak keluarga menegaskan bahwa perempuan tersebut sebenarnya bekerja sebagai petugas ompreng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penjahit kain lap majun.
Kakak ipar Susanah, Wina, menjelaskan bahwa Susanah telah bertugas selama tujuh bulan di SPPG daerah Bojong, sementara aktivitas harian utama di rumahnya adalah menjahit kain lap majun dengan upah Rp 700 per kilogram.
"(Kerja) di SPPG sudah 7 bulanan, karena memang belum lama di SPPG daerah Bojong. (Pekerjaan utama) ini (penjahit lap). Suami kuli bangunan. Anaknya ada tiga, yang satu baru lulus anak pertama, dua masih sekolah," ujar Wina saat ditemui di rumah Susanah, Minggu (16/8/2026).
Berdasarkan pantauan media di lokasi pada Minggu (16/8/2026), area depan rumah Susanah dipenuhi tumpukan kain majun di lantai dan satu unit mesin jahit yang dipergunakan keluarga untuk beraktivitas menjahit.
Wina juga menglarifikasi mengenai nominal upah Rp 700.000 per kilogram yang disebut dalam pidato Presiden, di mana angka Rp 700 sebenarnya merupakan tarif menjahit kain lap majun per kilogram yang menghasilkan sekitar Rp 14.000 per hari dari kapasitas jahit 20 kilogram.
"Itu tidak benar (gajinya Rp 700 ribu perkilogram bawang). Ibu Susanah itu bekerja di MBG dan juga penjahit lap majun dengan harga Rp 700 perkilo. Itu tidak benar kalau dia bekerja mengupas bawang dengan harga Rp 700 ribu perkilo," ujar Wina.
Penjelasan serupa disampaikan oleh akun Instagram yang mengaku sebagai anak Susanah di media sosial untuk menanggapi pertanyaan publik terkait profesi ibunya.
"Sorry kak itu ibu saya, beliau juga kaget pas dibilang pengupas bawang, beliau juga sudah klarif pekerjaan sebenarnya," kata akun yang diduga milik anak Susanah.
Pemilik akun tersebut menambahkan bahwa ibunya bersedia memenuhi undangan acara di Jakarta karena menganggap hal tersebut sebagai bagian dari rezeki.
"Mamah saya kerjanya jahit kak bukan kupas bawang," sambungnya.
Penjelasan dari pihak keluarga muncul setelah potongan pidato kenegaraan Presiden Prabowo menjadi sorotan dan pembicaraan hangat di berbagai platform media sosial.
"Pikiran mamah saya memang rezeki kebetulan diundang ke sana, makanya mamah saya menerima undangan itu," ungkap akun tersebut.
Dalam pidato kenegaraannya di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Presiden Prabowo sempat memperkenalkan Susanah di hadapan peserta sidang sebagai penerima bantuan sosial.
"Hadir bersama kita Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor. Ia bekerja sebagai buruh harian mengupas bawang dengan upah sekitar Rp 700.000 per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anaknya," ujar Prabowo dalam pidato tersebut.
Susanah tinggal di kawasan padat penduduk Cileungsi bersama suaminya yang bekerja sebagai kuli bangunan serta tiga orang anak, dengan anak pertama yang sudah lulus dan dua lainnya masih berada di bangku sekolah.
"Anak pertamanya baru lulus. Dan dua masih sekolah," kata Wina.
Hingga Minggu (16/8/2026), Susanah dan suaminya masih berada di Jakarta pasca menghadiri acara kenegaraan sejak Rabu pekan lalu.
"Sekarang masih di Jakarta dari hari Rabu lalu. Baru pulang informasi yang saya dengar sih hari Selasa nanti," ujar Wina.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow