Kemenag Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas dengan Layanan Kesehatan Lengkap
Kementerian Agama menggelar Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monas, Jakarta, pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara dijadwalkan berlangsung mulai pukul 17.00 hingga 21.30 WIB dan terbuka untuk umum dengan target partisipasi sekitar 100.000 orang, termasuk kehadiran tokoh lintas agama dan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, sebagaimana dilansir dari Kemenag dan ANTARA.
Untuk mendukung kelancaran acara, Baznas telah menyiapkan delapan unit ambulans dan 25 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, serta tenaga farmasi. Selain itu, disiapkan pula 100.000 botol air minum kemasan dan 100.000 bungkus roti isi, serta 75 relawan kebersihan yang berjaga di kawasan Monas.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, mengatakan, "Berdasarkan laporan terbaru, Baznas telah menyiapkan delapan unit ambulans serta 25 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, dan tenaga farmasi untuk memberikan layanan medis kepada jemaah apabila diperlukan."
Thobib juga menambahkan, "Seluruh layanan pendukung tersebut kami siapkan agar masyarakat dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, dan khusyuk." Hal ini merupakan bagian dari koordinasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, Damkar, dan pengelola kawasan Monas guna menjamin keamanan dan kenyamanan acara.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Ali Yafid, mengimbau warga Sulsel dan aparat terkait untuk mengikuti kegiatan zikir dan doa bersama, baik secara langsung maupun melalui siaran televisi dan media sosial resmi Kemenag.
Ali Yafid menyatakan, "Khusus untuk masyarakat Sulawesi Selatan bisa mengikuti kegiatan zikir dan doa kebangsaan melalui televisi, akun media sosial, dan youtube resmi Kemenag RI di rumah bersama keluarga." Ia menegaskan kegiatan ini sebagai wujud syukur dan memperkuat persatuan bangsa.
Selain itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menjelaskan rangkaian acara meliputi panduan suara, khataman Al-Qur'an, salat Magrib berjemaah, penampilan hadrah, selawat kebangsaan, tilawah Al-Qur'an, serta doa lintas agama yang dipimpin oleh tokoh dari enam agama di Indonesia.
Kamaruddin Amin menyampaikan, "Doa bersama tersebut menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon agar Indonesia senantiasa menjadi bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur." Kemenag juga mengimbau peserta untuk mengenakan pakaian putih dan mematuhi aturan keamanan, termasuk tidak membawa barang berbahaya atau bayi balita.
Fasilitas pendukung seperti ratusan toilet dan area wudu dengan 1.000 sampai 1.500 keran air telah disiapkan untuk menunjang kenyamanan peserta selama acara berlangsung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow