Kemendiktisaintek Salurkan Bantuan KIP Kuliah 2026 bagi Mahasiswa Baru

Smallest Font
Largest Font

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) mulai menyalurkan bantuan Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026 kepada mahasiswa baru menjelang tahun ajaran 2026/2027 pada Jumat (15/5/2026). Program strategis ini diprioritaskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dilansir dari Harianjogja.com, penyaluran bantuan disesuaikan dengan masa studi normal masing-masing jenjang pendidikan. Mahasiswa program Diploma 3 (D-3) menerima bantuan maksimal enam semester, sedangkan program Diploma 4 (D-4) dan Strata 1 (S-1) mendapatkan bantuan hingga delapan semester atau empat tahun, sementara program profesi tertentu mengikuti ketentuan yang berlaku.

Data Kemendiktisaintek menunjukkan Kota Medan menjadi daerah dengan penerima terbanyak mencapai 17.241 mahasiswa, disusul Kabupaten Bandung di posisi kedua dengan total 15.828 mahasiswa. Pemerintah memberikan fleksibilitas bagi penerima untuk tetap aktif di organisasi kampus, magang berbayar, maupun bekerja paruh waktu selama tidak mengganggu prestasi akademik.

Bantuan KIP Kuliah dapat dicabut melalui evaluasi berkala setiap semester jika mahasiswa tidak memenuhi standar Indeks Prestasi (IP), putus kuliah, pindah kampus tanpa izin, melanggar aturan, atau kondisi ekonomi keluarga dinilai sudah mampu. Pendaftaran akun siswa untuk periode 2026 sendiri telah dibuka sejak 3 Februari hingga 31 Oktober 2026 secara daring melalui situs resmi.

Berdasarkan skema KIP Kuliah Merdeka yang dilansir dari Babelinsight.id, besaran subsidi prodi Akreditasi A mencapai Rp12.000.000 per semester, Akreditasi B maksimal Rp4.000.000, dan Akreditasi C sebesar Rp2.400.000. Mahasiswa juga menerima tunjangan biaya hidup bulanan antara Rp800.000 hingga Rp1.400.000 yang dibagi dalam lima klaster wilayah.

Salah satu tahapan administrasi dalam pengisian data ekonomi adalah memasukkan nominal angka Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) per meter persegi berdasarkan dokumen Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) PBB terbaru pada menu Data Rumah di situs resmi KIP Kuliah. Pengisian properti ini harus dilakukan secara akurat guna menghindari kesalahan fatal pada proses verifikasi.

Di sisi lain, program ini menghadapi tantangan terkait ketepatan sasaran kuota. Setiap tahun, jumlah pendaftar KIP Kuliah di seluruh Indonesia dapat mencapai hampir 1 juta orang, namun kuota yang disediakan pemerintah biasanya hanya berkisar 200 ribu mahasiswa baru.

Kondisi persaingan tersebut memicu keluhan dari mahasiswa yang benar-benar membutuhkan bantuan tetapi gagal lolos seleksi akibat adanya oknum yang memalsukan kondisi ekonomi demi gaya hidup.

"Nggak sedikit dari oknum ini pakai uang beasiswa buat diakui ditongkrongan. Makanya buat beli iPhone lah, traktir teman di tongkrongan, bahkan ada yang buat ngonser di Jakarta sampai jutaan," kata Rian.

Rian sempat berupaya mengajukan ulang beasiswa pada semester ganjil dan meminta penurunan golongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1,2 juta, namun permohonannya ditolak pihak kampus karena alasan administrasi. Demi menyelamatkan studinya, orang tua Rian yang bekerja sebagai buruh serabutan terpaksa mencari pinjaman uang.

"Di luar sana banyak mahasiswa pura-pura miskin demi dapat beasiswa. Sementara saya yang miskin beneran, malah nggak dapat," ujar Rian.

Sementara itu, upaya pemerataan akses pendidikan juga terus disosialisasikan di tingkat daerah. Universitas Riau bersama Kemendiktisaintek menggelar kuliah umum yang diikuti sekitar 300 mahasiswa penerima KIP Kuliah angkatan 2025 dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Riau pada Rabu (13/5/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Hermandra, menegaskan bahwa program KIP Kuliah membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata bagi seluruh anak bangsa. Ia juga menekankan pentingnya mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu serta aktif dalam pengembangan akademik dan karakter.

Staf Khusus Menteri Diktisaintek, Ismail Hasani, yang hadir sebagai pemateri utama mengingatkan para mahasiswa untuk memanfaatkan seluruh fasilitas kampus dan kesempatan belajar secara maksimal, tidak hanya di dalam ruang kuliah. Ia memaparkan sejumlah kunci kesuksesan mulai dari motivasi keluarga, kedisiplinan, kemampuan berpikir kritis, keterampilan beradaptasi, hingga kepemimpinan sosial.

Kegiatan sosialisasi di Gedung Integrated Classroom Unri tersebut ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif serta penyerahan simbolis KIP Kuliah kepada perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Riau.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed